thumbnail Halo,

Djohar menilai KONI sengaja melakukan konspirasi yang menyudutkan PSSI agar Indonesia dikenai sanksi FIFA.

GOAL.com Indonesia   OLEH
DONNY AFRONI

Ketua umum PSSI Djohar Arifin Husein mengecam KONI Pusat yang dinilai terlalu jauh dalam rencana pembentukan timnas U-23 untuk berlaga di SEA Games 2013 di Myanmar, karena dianggap telah 'merusak' kesepakatan bersama di joint committee (JC).

KONI Pusat mengundang tim JC dari PSSI dan KPSI untuk duduk bersama membahas timnas U-23 yang akan diturunkan dalam ajang tersebut. Namun, pertemuan akhirnya batal setelah perwakil JC dari PSSI tidak hadir.

“Maksud KONI membentuk timnas sama saja sudah merobek-robek kesepakatan joint committee dengan taskforce di Kuala Lumpur. Kesepakatan memberikan amanat kepada PSSI untuk membentuk timnas dan tidak bisa diganggu-gugat lagi,” cetus Djohar.

“Ini tidak akan menyelesaikan masalah, karena jalan perdamaian yang sudah disepakati antara joint committee dan taskforce sudah jelas, dan harus dilaksanakan semua pihak.”

Kesepakatan mengenai tim nasional Indonesia dibahas dalam pertemuan kedua antara JC dan taskforce AFC itu. Hasil pertemuan menyatakan, pengelolaan timnas di bawah yuridiksi PSSI. Namun bila terjadi perselisihan, maka JC bertugas mengharmonisasinya.

Djohar menuding KONI tidak memahami tugas pokok dan fungsi sesuai AD/ART, serta menganggap induk organisasi olahraga nasional itu sudah mengintervensi anggotanya. Djohar menyatakan sikap yang diambil KONI bisa mengundang sanksi dari FIFA.

“KONI sudah melakukan intervensi, dan FIFA tidak suka dengan itu. Ini menjadi sebuah konspirasi jahat supaya Indonesia mendapat hukuman dari FIFA. KONI jangan mengacaukan PSSI,” sergah Djohar.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait