thumbnail Halo,

Hendri menyatakan, pihak manajemen sudah beberapa kali menghubungi Ponaryo, namun tidak ada jawaban.

Penjaga gawang utama Sriwijaya FC, Ferry Rotinsulu, resmi menjadi milik tim asal Sumatera Selatan ini setelah sang pemain melakukan penandatanganan kontrak selama satu musim ke depan. Nasib berbeda justru diterima kapten tim Ponaryo Astaman karena secara resmi manajemen Sriwijaya FC memutuskan untuk melepasnya.

Penandatanganan kontrak dengan Ferry sudah dilakukanan, Selasa (9/10), di Hotel Swarna Dwipa Palembang. Manajemen sekaligus memutuskan untuk melepas Ponaryo setelah melakukan rapat pada hari yang sama.

“Ferry kemarin sudah menandatangani perpanjangan kontrak dengan Sriwijaya FC. Saat ini Ferry sudah resmi menjadi pemain kita,” ujar direktur teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin kepada GOAL.com Indonesia, Rabu (10/10) pagi.

Dikatakan Hendri, dengan dilakukannya penandatanganan kontrak, sekaligus menepis isu kalau Ferry akan hengkang dari Sriwijaya FC dan memilih klub lain tempat berlabuhnya musim depan. Perpanjangan kontrak Ferry juga diikuti Mahyadi Pangabean dan Achmad Jufrianto yang sebelumnya sempat belum menandatangani perpanjangan kontrak karena masih ingin mempelajari draft kontrak yang ditawarkan manajemen.

Namun, sayangnya perpanjangan kontrak yang dilakukan Ferry tidak diikuti Ponaryo. Secara resmi manajemen Sriwijaya FC telah mengumumkan melepas Ponaryo.

“Kita sudah beberapa kali menghubungi Ponaryo, namun sampai saat ini dia belum memberikan kepastian. Karena kompetisi ISL akan segera bergulir dan tidak ingin persiapan tim terganggu, maka setelah melakukan rapat, kami memutuskan melepas Ponaryo,” ujar Hendri.

Diceritakan Hendri, awal mula putusnya komunikasi dengan Ponaryo setelah dirinya meminta perpanjangan kontrak langsung selama dua musim dengan benderol Rp2,8 miliar. Meskipun Ponaryo meminta kenaikan nilai kontrak yang begitu tinggi, manajemen tetap membuka komunikasi dengan sang gelandang untuk negosiasi harga.

“Tapi niat baik kami tidak ditanggapi. Yang membuat kami kecewa, ketika dihubungi ratusan kali, baik itu oleh Pak Augie, pelatih serta jajaran manajemen lainnya, tidak pernah ditanggapi oleh Ponaryo. Telpon tidak diangkat, sms tidak dibalas,” ujar Hendri.

Sebelum memutuskan melepas, manajemen sudah melakukan usaha terakhir dengan meminta Ponaryo untuk menandatangani perpanjangan kontrak saat dirinya libur TC timnas dan berada di Palembang.

“Namun karena tetap tidak juga ditandatangani dan tidak ada respon baik dari Ponaryo,maka kami pikir sudah cukup usaha kami untuk mempertahankan. Kami mencari pemain yang loyal dan berkomitmen membesarkan Sriwijaya FC,” kata Hendri. (gk-42)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.


Terkait