thumbnail Halo,

Seleksi pemain Deltras akan mulai digelar pada 18 Oktober.

Seakan tak ingin terpengaruh dengan kondisi carut-marut persoalan finansial dan pengelolaan, Deltras Sidoarjo mulai menata diri demi menyongsong kompetisi Divisi Utama (DU) PT Liga Indonesia (LI) musim ini. Klub yang bermarkas di Stadion Gelora Delta Sidoarjo itu sudah berancang-ancang untuk membentuk tim.

Menurut direktur PT Delta Raya Sidoarjo Dicky Hartanto, selaku pengelola Deltras mengungkapkan, pembentukan tim akan dilakukan dengan seleksi pemain dan diagendakan akan mulai digelar pada 18 Oktober di Stadion Gelora Delta.

"Seleksi dijadwalkan 18 Oktober. Yang mengikuti seleksi adalah pemain-pemain yang memperkuat Deltras musim lalu, yang belum hengkang. Selain itu, seleksi ini juga dimaksudkan sebagai latihan bareng. Karena sejak kompetisi lalu usai, tim ini tidak pernah berkumpul lagi untuk latihan," ucap Dicky kepada GOAL.com Indonesia.

Untuk agenda seleksi ini, manajemen Deltras berharap dapat berlangsung dengan cepat dan tuntas sebelum 30 Oktober. Pasalnya, pada 30 Oktober nantinya, diharapkan semua klub sudah mengantoni kerangka timnya untuk didaftarkan ke PT LI.

"Alokasi waktu seleksi akan berlangsung antara 18 sampai 30 Oktober, karena 30 Oktober ada pendaftaran," kata Dicky.

Ia menambahkan, karena pelatih kepala belum dimiliki klub berjuluk The Lobster tersebut, dalam seleksi pemain ini nantinya akan dipimpin Lulut Kistono yang menjabat sebagai asisten pelatih. Dengan mempercayakan proses seleksi pemain kepada Lulut, maka muncul isu bila Blitz Tarigan kemungkinan besar tidak dibutuhkan lagi jasanya oleh Deltras.

Sementara itu, mencuatnya wacana pengelolaan Deltras yang akan diambil alih oleh Pemkab Sidoarjo dari PT Delta Raya Sidoarjo, tampaknya dipandang enteng pejabat PT Delta Raya Sidoarjo.

Bahkan, PT Delta Raya Sidoarjo menyatakan kesiapannya untuk mengelola Deltras lagi yang musim ini berlaga di Divisi Utama (DU) PT LI. Deltras terdegradasi ke kasta DU, setelah tampil buruk di Indonesia Super League (ISL) musim 2011/12.

“Sampai saat ini PT Delta Raya masih menjadi pengelola Deltras. Kami belum menjualnya,” tegas Dicky.

Ia juga menyatakan, PT Delta Raya juga siap untuk mengelola Deltras tampil di DU musim ini. Terkait adanya keinginan Pemkab Sidoarjo untuk campur tangan mengelola Deltras, dalam konteks ini adalah turut membantu mengelola Deltras, menurut Dicky bukanlah suatu persoalan. Pemkab Sidoarjo melalui PSSI-nya, ungkap Dicky, boleh-boleh saja ikut membantu mengelola Deltras bersama PT Delta Raya.

“Asalkan, mereka yang ikut mengelola Deltras harus orang-orang yang berkompeten dan memiliki keseriusan, untuk mengangkat prestasi Deltras. Jangan sampai Deltras dikelola oleh orang-orang yang salah. Namun yang jelas, sampai saat ini PT Delta Raya masih menjadi pengelola tunggal Deltras,” pungkasnya.

Adanya wacana pengelolaan Deltras akan ditangani Pemkab Sidoarjo ini bermula dari anjuran bupati Sidoarjo, Saiful Illah. Bupati mengungkapkan bahwa Deltras harus dikelola oleh putra daerah. Dari anjuran inilah, kemudian PSSI Sidoarjo mengungkapkan keinginannya untuk mengelola Deltras atau mengelolanya bersama pihak swasta. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.


Terkait