thumbnail Halo,

Suimin Diharja mengaku tidak menyangka antusiasme pemain yang ikut seleksi.

Seleksi perdana PSMS versi ketua umum Indra Sakti Harahap dihadiri 95 pemain di Stadion Kebun Bunga, Senin (8/10).

Seleksi yang dimulai pukul 16.00 WIB ini dibagi dalam dua kelompok. Untuk tahap pertama, tim pelatih (Suimin Diharja, Suharto AD, Coli Misrun dan Mardianto) memberikan porsi untuk pemain amatir yang berjumlah 62 mengikuti game di lapangan. Sedangkan 33 pemain non amatir (profesional), tampak hanya melihat latihan di pinggir lapangan.

Pemain nonamatir yang ikut seleksi tampak beberapa eks pemain PSMS IPL (Tri Yudha Handoko, Erwinsyah Hasibuan, Aun Carbiny, Syarif Juanda dan lainnya), eks PSMS ISL (Novi Handriawan, M Antoni, Wiganda Pradika, Ary Pratama), juga ada beberapa pemain dari klub2 eks ISL, divisi utama lainnya. Dari tim tetangga Pro Duta juga ada beberapa pemain yang mencoba peruntungan di klub berjuluk Ayam Kinantan ini, sebut saja Oki Rengga, Ade Daulay juga Rifki Firdaus. Sedangkan, di deretan pemain amatir ada James Zaidan Saragih, Mahadi Rais dan lainnya.

Sayangnya, beberapa pemain andalan Sumatera Utara, yang digadang bakal direkrut, seperti Donny Fernando Siregar, Saktiawan Sinaga, Affan Lubis, dan skuat PON belum tampak di hari perdana.

Pelatih Kepala PSMS Suimin Diharja yang ditemui usai seleksi, mengatakan dirinya tidak menyangka antusias pemain yang ikut seleksi.

"Saya enggak menyangka bisa seantusias ini. Saya juga senang, dilihat dari seleksi perdana, kualitas pemain amatir tidak mengecewakan. Ini akan membuat seleksi semakin kompetitif. Dan, nama besar pemain tidak akan menjamin. Tim ini akan besar kalau seleksinya selektif," ujarnya kepada GOAL.com Indonesia.

"Ini masih tahap awal perkenalan. Mau melihat seberapa besar kemauan pemain membela tim ini. Tapi, hari pertama ini bagus," timpalnya.

Soal ketidakhadiran pemain PON dan pemain bidikan, Suimin berharap paling lama Jumat sudah datang.

"Kami harapkan pemain PON dan pemain profesional lainnya besok datang. Kami tunggu tanggung jawab moral sebagai orang Medan. Tapi mekanisme tetap berjalan, pemain harus ikut seleksi," ungkapnya.

Selepas seleksi perdana, Selasa (besok), tim pelatih akan melakukan dua tahap di dua waktu. Pemain liga atau nonamatir akan seleksi pada pagii hari sekira pukul 07.00-09.00 WIB, sedangkan pemain amatir tetap seleksi sore hari pukul 16.00 WIB.

"Pemain liga akan beradu kualitas dengan yang sama levelnya, tidak digabung. Ini dilakukan sampai Kamis, berikutnya akan bergantian, pemain liga sore," tutur eks pelatih Sriwijaya ini

Seleksi tahap, lanjut pelatih berjuluk Pelatih Kampung ini akan dituntaskan pada Jumat dan pengumuman Sabtu sore.

"Sabtu pagii kami (tim pelatih) akan rapat, dan sorenya kami umumkan yang lolos tahap awal," jelasnya.

Pekan depan, seleksi telah memasuki tahap kedua. Bedanya dengan di tahap pertama, semua pemain yang lolos seleksi akan digabung untuk memantau teknik masing-masing pemain.

"Minggu kedua mereka sudah dicampur. Seleksi akan memfokuskan kemampuan pemain cara teknis, cara menyerangnya. Intinya yang penting, bagaimana mereka bisa keluar dari sisi individual mereka," paparnya.

Sementara itu, pelatih PON Sumut Rudi Saari, yang ditemui di Komplek Kebun Bunga sambil melihat seleksi berjalan, menambahkan, tim asuhannya sedang menanti kepastian memperkuat tim PTPN IV. Ini adalah rangkaian janji manajemen PON yang ingin memberikan kejelasan masa depan skuat PON dengan bekerja di PTPN IV.

"Saat ini, anak-anak masih menanti kejelasan tersebut. Karena, anak-anak sempat diupayakan ikut ke PTPN IV oleh Pak Kamaluddin [manajer PON] otomatis kalau nanti bekerja di sana, anak-anak harus memperkuat tim PTPN IV. Jadi, mereka masih mengurus itu dulu," ungkapnya.

Rudi menambahkan, timnya belum dibubarkan pascapergelaran PON.

"Kami juga belum pembubaran tim. Mungkin dalam beberapa hari ini. Belum ada kabar lanjutan," timpalnya.

Selain itu, mantan arsitek PSMS ini mengurai, skuatnya memang lebih baik tidak ikut seleksi di hari pertama. Menurutnya kemampuan skuatnya di atas pemain-pemain amatir yang ikut seleksi hari perdana.

"Skill anak-anak sudah di atas level yang seleksi hari ini. Kalau ikut seleksi dengan yang ini, maka kemampuan anak-anak bisa tidak terpantau," tuturnya. (gk-38)

Pemain nonamatir yang ikut seleksi:

Syaiful Ramadhan (PSP), Wiganda Pradika, Ary Pratama, Muhammad Anthoni, Alrian Suhabi, Novi Handriawan (PSMS ISL), Sugiono (Persipaso), Syaiful Ramadhan, Ikhsan (Rengat), Bayu Anggara, Didi Firmansyah (PSBL Langsa), Suandi, M Ekwan, Susanto (Persih), Budi Hartono (PSDS), Edy Suhendra (Persikalis), Zulham Syahputra(Persiwa), Dede Ariandi, Novianto (Persikabo), Herman Batak, M Yusuf (Deltras), Nico Susanto, Dodi Rahwana, Tri Yudha Handoko, Safri Juanda, Aun Carbiny, Rinaldo, Marwin Hanafi, Erwinsyah Hasibuan (PSMS IPL), Rifki Firdaus, Oki Rengga, Ade Daulay (Pro Duta), Agustiono (Bandung FC).

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait