thumbnail Halo,

Pemain asal Brasil ini mengaku belum menerima surat resmi.

Larangan bermain di Indonesia Super League (ISL) yang dijatuhkan PT Liga Indonesia (LI) membuat Marcio Souza meradang. Striker berusia 32 tahun asal Brasil ini menyebut apa yang dilakukan PT LI itu sepihak. Dia sama sekali tak pernah dipanggil atau diberitahu terkait sanksi yang dijatuhkan pada dirinya tersebut.

"Aneh. Mereka sepertinya ingin bunuh karir saya. Saya sama sekali tak pernah dipanggil terkait hal itu. Saya malah tahunya dari koran," terangnya kepada GOAL.com Indonesia usai ikuti seleksi di Persebaya, Sabtu (29/9).

Direktur PT LI Djoko Driono menyebutkan kalau sikap temperamental striker asal Brasil itu dianggap tak sesuai dengan professional conduct ISL. Aksi-aksi Marcio Souza yang kerap memprovokasi dan menyerang wasit perlu diberi peringatan.

Jika itu alasannya, Souza membantah dengan keras. Apa yang dilakukan selama ini merupakan reaksi atas ketidakadilan yang diterima di lapangan.

"Mana buktinya? Selama setengah musim di Persib, mana pernah saya terima kartu merah?" kilahnya berang.

Pemain yang pertama kali datang di Indonesia pada 2006 lalu itu pun mengaku mendapatkan dampak dari keputusan sepihak ini. Persiba Balikpapan yang sebelumnya sempat mendekatinya akhirnya mundur teratur. Ia pun akhirnya harus melamar seleksi di Persebaya Surabaya yang berlaga di Indonesian Premier League (IPL).

"Ini jelas merugikan saya. Tapi saya tak akan menuntut apa pun dan semoga mereka meralatnya. Sebab saya pemain bola dan saya masih ingin bermain untuk klub di Indonesia," pungkasnya. (gk-31)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait