thumbnail Halo,

April Hadi, Dedi Gusmawan dan Ambrizal sudah membulatkan tekat mereka pindah dan bergabung dengan klub lain.

Krisis keuangan yang melanda PSPS Pekanbaru membuat sejumlah pemain mulai tidak tenang. Mereka terpaksa memilih hengkang ketimbang bertahan bersama dengan tim berjulukan Askar Bertuah. Setidaknya tiga pemain, yakni April Hadi, Dedi Gusmawan dan Ambrizal sudah membulatkan tekat mereka pindah dan bergabung dengan klub lain.

April Hadi saat ini telah bertukar kostum dengan Persegres Gresik. Pemain kelahiran 10 April 1983 resmi meneken kontrak sejak pekan lalu. Bahkan, April Hadi sudah ikut latihan sejak 7 September lalu. “Tim latihan sejak 3 September, tapi saya baru gabung 7 September,” ujarnya.

Di Persegres, April tak perlu waktu lama untuk beradaptasi. Pasalnya, di tim asuhan Suharno tersebut, sudah bergabung dua mantan pemain PSPS yakni Park Chul Hyung (bek) dan Ade Suhendra (bek). “Saya profesional dan punya keluarga yang memerlukan biaya hidup,” jelas pemain kelahiran Teluk Kuantan ini memberikan alasan kepindahannya kepada goal.com.Indonesia, Rabu (26/9).

Hal sama juga dilakukan Dedi Gusmawan. Ia pergi dan bergabung ke Mitra Kulkar. Meski belum meneken kontrak secara resmi, pemain kelahiran Tanjung Morawa Sumatera Utara ini sudah mencapai kesepakatan nilai kontrak dengan manajemen Mitra Kukar. “Rencananya, Minggu (30/9), saya berangkat ke Tenggarong,’’ ujar Dedi.

“Saya sudah deal dengan manajemen Mitra Kukar. Namun, semua tergantung mereka apakah mau menerima saya setelah melihat permainan saya nanti. Intinya mereka juga akan lihat permainan saya dulu,’’ tambahnya.

Sementara itu Ambrizal kini tengah menunggu panggilan dari manajemen Pelita Jaya. "Saat ini saya masih menunggu keputusan dari manajemen Pelita Jaya. Saya  dengan pihak manajemen sudah melakukan pembicaraan beberapa waktu lalu, namun kesepakatan belum tercapai. Kalau batal di Pelita baru saja membuka diri ke klub lain," kata putra kelahiran Taluk Kuantan ini.

Tekat Ambrizal untuk meninggalkan PSPS dan bergabung dengan Pelita sudah bulat. Apalagi, Pelita saat ini dilatih Rahmad Darmawan yang merupakan pelatih panutannya sejak di Sriwijaya FC dan Persija Jakarta. “Saya ke Pelita karena coach RD,” ujarnya.

Boy Sabirin, mantan manejer PSPS mengakui hengkangnya tiga pemain tersebut. Ia secara pribadi tidak bisa menahan mereka lantaran kondisi keuangan yang dihadapi PSPS Pekanbaru. "Mereka sudah bicara dengan saya rencananya untuk meninggalkan PSPS. Saya sudah berusaha untuk menahan mereka, tapi saya juga tidak bisa berbuat apa-apa dengan kondisi ini," kata Boy. (gk-22)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait