thumbnail Halo,

Brunei mendatangkan wasit asal Malaysia, dan maksimal akan melakukan enam pergantian agar laga diakui FIFA.

GOAL.com Indonesia   OLEH
DONNY AFRONI

Pertandingan uji coba antara Brunei dan Indonesia di Stadion National Hassanal Bolkiah, Berakas, Rabu (26/9) malam, dijadikan kesempatan untuk memperbaiki peringkat kedua negara di ranking FIFA.

Laga persahabatan ini merupakan bagian dari persiapan Brunei dan Indonesia menghadapi AFF Suzuki Cup 2012. Bagi Indonesia, duel melawan Brunei juga untuk memperbaiki posisi mereka yang makin terpuruk ke peringkat 168. Sedangkan Brunei di posisi ke-202 dari 206 anggota FIFA.

“Kami membawa tim kuat, dan bagi kami itu sangat penting untuk meningkatkan ranking [FIFA] kami,” ujar pelatih timnas senior Nil Maizar dalam keterangannya kepada wartawan dikutip Brunei Times.

Sementara itu, duel melawan Indonesia menjadi laga resmi pertama Brunie di level senior sejak sanksi larangan aktif di persepakbolaan internasional dicabut FIFA. Terakhir kali The Sultanate melakoni laga internasional pada Mei 2009 di ajang kualifikasi AFC Challenge Cup di Sri Lanka.

Demi mendapatkan poin, Brunei mendatangkan wasit Malaysia Mohd Yussof Mat Karim, dan hanya akan melakukan enam pergantian pemain. Penggunaan wasit netral dan maksimal enam pergantian pemain dilakukan Brunei berkaca dari pengalaman Filipina. Laga uji coba Filipina melawan Laos pada 10 September lalu tidak diakui FIFA, karena menggunakan wasit tidak resmi.

Begitu juga dengan pertandingan persahabatan melawan Kamboja lima hari sebelumnya. Kamboja melakukan pergantian tujuh pemain, sehingga memaksa FIFA menganggap jadwal mereka tidak ada di kalender induk organisasi sepakbola dunia tersebut.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait