thumbnail Halo,

Rudi Saari menyatakan, skuatnya adalah aset potensial daerah yang sepantasnya diapresiasi PSMS.

Raihan medali perak yang dicatat skuat sepakbola Sumatera Utara di PON XVIII di Riau, selayaknya menjadi sinyal positif bagi PSMS Medan. Pengurus PSMS wajib bergerak cepat merekrut para pemain, sebelum dilirik klub-klub kompetisi nasional lainnya.

Pelatih Sepakbola Sumut di PON, Rudi Saari, mengatakan skuatnya adalah aset potensial daerah yang sepantasnya diapresiasi dengan memperkuat Ayam Kinantan, julukan PSMS. Apalagi, tawaran dari klub daerah lain mulai berdatangan, bahkan jauh hari sebelum PON Riau digelar. Selain itu, lima pemain PON ini juga dilirik timnas U-23. Mereka adalah Hardiantono, Agung Prasetyo (bek), M Irfan, Aidun Sastra Utami (gelandang) dan Safril Koto (penyerang). Pemain-pemain ini sudah dipantau usai mengalahkan Papua di semi-final.

“Jauh hari sebelum PON, anak-anak sudah mulai ditawar klub lain. Seperti Hardiantono [kapten] sudah ditawar Persija IPL, saat kami beruji coba di Jakarta. Sebelumnya, juga ada tawaran kontrak dari Banda Aceh untuk pemain lainnya. Mereka berani menawarkan Rp200 juta. Tapi saya hanya ketawa. Saya bilang ke anak-anak bahwa mereka masih harus konsentrasi di PON. PSMS harus bergerak cepat daripada klub luar. Bagaimanapun prioritas anak-anak ini tetaplah bermain di klub daerahnya,” tutur Rudi kepada GOAL.com Indonesia.

Mantan arsitek PSMS ini mengakui, kalau Indra Sakti Harahap, ketua umum versi forum klub-klub PSMS, datang ke Riau menemui skuatnya. Namun, kedatangan tersebut sama  sekali tidak ada menyinggung berapa pemain yang akan direkrut.

“Beliau [Indra Sakti] memang datang ke Riau melihat laga semi-final Sumut lawan Papua. Dia juga datang ke ruang ganti. Tapi tidak ada bicara soal perekrutan pemain,” timpalnya.

Rudi menjelaskan, tak bisa berbuat selepas  PON berakhir. Wewenangnya untuk memproteksi pemainnya telah usai. Jika pengurus PSMS lamban, maka jangan heran, jika pemain-pemain berbakat tersebut bakal berkostum klub lain.

“Saya kan hanya melatih saja sebatas PON. Setelah itu saya tidak punya hak menahan-nahan mereka. Sangat disayangkan kalau mereka harus terbang ke klub lain daripada ke PSMS. Sementara kita masih ribut dan kisruh,” tegasnya.

PSMS sendiri memang masih dilanda dualisme kepengurusan dan belum menemukan formula terbaik untuk menyatukan dua kubu yang sama-sama mengklaim sebagai pihak yang sah menjadi pengurus. Selain PSMS versi ketua umum Indra Sakti, satu lainnya dalah versi pengurus harian yang baru akan menggelar Rapat Umum Luar Biasa (RULB), akhir September. PSMS versi ketua umum Indra Sakti dijadwalkan akan mengadakan seleksi pemain pada 17 September lalu, namun diundur hingga kini belum jelas kapan tanggal penggantinya.

Sementara itu, sejatinya, wacana PSMS musim 2012/13 sebaiknya diperkuat pemain PON Sumut sudah dicetuskan jauh hari. Bahkan, eks pelatih PSMS Raja Isa di awal musim ISL, mengakui skuat PON Sumut layak berada di PSMS. Beberapa pemain, termasuk Hardiantono sudah digadangnya bakal memperkuat PSMS pada musim kompetisi berikutnya, sayang kebersamaan Raja Isa dengan PSMS hanya bertahan sembilan partai. Dari ajang PON juga, selama ini nama-nama, seperti Markus Haris Maulana dan Saktiawan Sinaga, memulai karirnya.

Sedangkan, Hardiantono, kapten Sepakbola PON Sumut menambahkan, dirinya akan sangat bangga mengenakan kostum PSMS. Dia juga punya impian bermain di PSMS.

“Saya akan lebih senang bermain untuk tim di daerah sendiri. Harapan saya, tim ini ada perbaikan dan pengelolaannya bisa lebih baik,” ucap pemain bernomor punggung nomor tiga ini.

Soal tawaran PSSI, Hardi juga senang, namun belum tahu bagaimana kepastiannya.  

“Orang PSSI-nya yang langsung datang ke stadion, itu saya dapat dari informasi pelatih. Mereka juga meminta data pemain Sumut lima orang. Tapi saya belum tahu apakah dari lima nama itu, ada nama saya. Kami senang dengan pemanggilan itu. Saya rasa semua pemain akan bangga bila membela timnas,” pungkasnya. (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait