thumbnail Halo,

Pihak kepolisian hingga siang ini belum menerbitkan ijin keamanan.

Laga Arema IPL melawan Al Ittifaq besok, Selasa (19/9) di stadion Gajayana terancam tidak bisa diselenggarakan, sebab hingga berita ini diturunkan izin keamanan dari kepolisian masih belum turun.

Dari keterangan Kasat Intelkam Polres Kota Malang AKP Imam Solikin, pihaknya tidak mengeluarkan izin lantaran ada salah satu syarat yang belum dipenuhi oleh pemohon saat mengajukan izin ke Polres Malang Kota.

"Karena panpel ada pergantian dari sebelumnya, maka kami perlu Surat Keputusan (SK) tentang penunjukkan panpel yang baru, kami tidak mempersulit, namun prosedurnya adalah demikian," katanya kemarin kepada GOAL.com Indonesia.

Syarat tersebut adalah SK penunjukan dari PSSI dan AFC untuk panitia pelaksana (panpel) pertandingan tersebut. Menyusul manajemen Arema telah melakukan perombakan, termasuk perubahan di jajaran panita pelaksana yang kini dipimpin oleh tim adhoc Abriadi Muhara.

Pihak kepolisian menjelaskan jika nama yang terdaftar untuk musim ini masih atas nama Noor Ramadhan (media officer) dan Winarso (manajer).

Menurut Imam, berkas yang dikantongi oleh panpel Arema IPL semuanya sudah lengkap, tinggal SK penunjukkan saja. "Mereka janji akan menyerahkan SK penunjukkan besok (hari ini, Red) ya kita tunggu saja," ungkapnya.

Untuk SK penunjukkan dari PSSI, Arema IPL harus membuat surat penunjukkan dari Arema IPL yang kali ini pihak yang punya kewenangan adalah Fanda Soesilo sebagai CEO. Kemudian surat itu diberitahukan ke PSSI sebagai otoritas.

Lucunya jika dari Arema IPL belum mengantongi SK penunjukkan, panpel malah sudah mengantongi SK dari AFC.

"Semua sudah tidak ada masalah, bahkan dari AFC tentang perubahan panpel sudah turun sejak Kamis," kata Abriadi Muhara Arema IPL mengelak jika surat penunjukkan dari PT Arema Indonesia belum turun. (gk-48)

Terkait