thumbnail Halo,
Kemenpora Tinjau Pengerjaan Stadion Teladan

Kemenpora Tinjau Pengerjaan Stadion Teladan

Nina Rialita

Dari pantauan dan pengecekan selama 30 menit tersebut, progres pengerjaan masih dinilai wajar.

Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meninjau langsung renovasi Stadion Teladan. Tiga staf Bidang Sarana Olah Raga dan Pendidikan Kemenpora mendatangi stadion untuk melihat perkembangan pengerjaan stadion, Jumat (14/9).

Dari pantauan dan pengecekan selama 30 menit tersebut, progres pengerjaan masih dinilai wajar. Staf Kemenpora mendokumentasikan pengerjaan di lapangan, tribun dan memeriksa tiap ruang yang direnovasi. "Kalau dilihat dari pengerjaan, kami melihat masih normal dan wajar. Mudah-mudahan tidak halangan bisa selesai dan yang melaksanakan bisa tepat waktu sesuai perjanjian kita. Capek kita ribut-ribut yang enggak jelas," ujar Armadani Kepala Seksi Bidang Sarana Olah Raga dan Pendidikan Kemenpora.

Pengerjaan Stadion Teladan sempat terlambat dan tertunda beberapa kali dari jadwal awal yang harusnya dimulai akhir 2011 lalu. Armadani menilai ini terjadi lantaran, ada kesalahan administrasi transfer dana yang sejatinya sudah keluar tahun 2011. "Yang di Medan telat pengerjaan, karena ada masalah administrasi. Mestinya 2011  sudah masuk (dananya), tapi karena  ada kesalahan, baru 2012 diperbaiki, kita  buat penyesuaian waktu. Saat ini secara administrasi beres," tukasnya.

Kemenpora membantu renovasi Stadion Teladan senilai Rp10,5 miliar untuk pengerjaan di tribun tertutup dan VIP, lapangan, rumput, drainase. PT Aprilian Dwipa Internusa menjadi kontraktor untuk pengerjaan dana dari APBN ini. Sementara, sisanya di tribun terbuka menelan biaya dari APBD Kota Medan. Sejauh ini, pengerjaan dengan dana APBN baru selesai 15 persen, sedangkan renovasi dari APBD akan segera dimulai. Pengerjaan dengan dua kontraktor dan beda waktu ini dinilai akan membuat stadion tidak akan bisa siap pakai Desember 2012.

"Saat ini, pengerjaan baru rampung 15 persen, tapi nanti akhir bulan akan melonjak tinggi. Karena saat ini fokus di lapangan dan drainase. Jika akhir bulan ini selesai, maka yang lain bisa cepat. Kami optimis bisa selesai tepat waktu," ujar Side Manajer PT Aprilian Dwipa Internusa,  Agus Soetoro. Rumput lapangan di stadion memang sudah 'dikupas', dan drainase bawah rumput dibuat baru. Drainase tersebut dibuat dengan jarak 2,5 meter dan ditanam pipa yang akan menyerap air langsung ke pembuangan utama di pinggir ketika hujan.

Soal pengerjaan tribun terbuka dengan anggaran APBD yang diprediksi tidak bisa selesai berbarengan dengan tribun tertutup, Agus tidak bisa berkomentar banyak. Dia mengatakan, pengerjaan dengan dua pihak dalam satu stadion akan bisa berjalan lancar sepanjang ada koordinasi dan komunikasi yang baik. " Tidak ada masalah, tapi memang seharusnya ada koordinasi lewat Opung (Dzulhifzi Lubis, Ketua Komite Renovasi Stadion Teladan). Tapi kalau harus kerja sama dengan mereka saya rasa tidak ada masalah. Saat ini kami memang belum dipertemukan bersama untuk bicara dan koordinasi. Tapi saya rasa enggak akan ada masalah," ungkapnya.

Sementara itu, Dzulhifzi Lubis, Ketua Komite Renovasi Stadion Teladan menjelaskan, tribun terbuka sudah akan memulai pengerjaan. Pria yang akrab disapa Opung ini memang tidak memiliki tanggung jawab untuk pengerjaan tribun terbuka. Namun, dari informasi yang diterimanya, tribun timur akan dijadikan tertutup dan tingkat tiga, sedangkan tribun terbuka hanya ada di dua tribun, yakni Selatan dan Utara. "Tribun penonton terbuka sebelah timur juga sudah mulai pengerjaannya. Dari informasi yang saya dengar, akan dijadikan tribun tertutup juga. Tapi dikerjakan perusahaan lain. Kita semua berharap semua siapnya sama, jadi bisa digunakan," tuturnya.

Opung tidak bisa memprediksi seperti apa jika nanti pengerjaan dari dana APBN sudah selesai duluan, sementara dengan dana APBD belum selesai. Opung sendiri menilai untuk tribun terbuka dijadikan tertutup dengan lantai tiga akan sulit untuk selesai bulan Desember. "Saya belum tahu juga nanti bagaimana. Jikapun nanti tribun timur belum selesai, ya akan diteruskan pengerjaan dan pertandingan tetap bisa dilaksanakan, karena lapangan sudah selesai. Tapi untuk partai besar, yang menyedot penonton banyak, ini yang akan susah. Begitupun, kita lihat saja nanti bagaimana," pungkasnya. (gk-38)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait