thumbnail Halo,

Musafri punya rasa percaya diri tinggi menjelang laga Piala AFC melawan Al Ittifaq.

Melawan Al Ittifaq, Selasa (18/9) besok. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Arema IPL melakukan persiapan serius. Salah satunya adalah mengadakan ujicoba dimana ujicoba terakhir anak buah Antonic Dejan itu mampu mengalahkan tim amatir Pengcab PSSI Kota Malang, PS Putra Jaya dengan skor 5-0. Kamis (13/9). Salah satu pemain yang mengaku sangat siap melawan Al Ittifaq adalah TA Musafri.

Meski Arema IPL menang dengan skor telak 5-0. Namun anak Maluku tidak mencetak gol. Tetapi sepanjang 45 menit permainan dia di babak kedua terlihat sangat bagus dalam memberikan support kepada rekan-rekannya.

Hingga akhirnya satu buah pergerakan dari sisi sayap diakhiri dengan sebuah umpan yang diselesaikan dengan manis oleh Roman Chmelo untuk mencetak gol di menit 65 buat Arema IPL.

"Saya tampil ngotot karena lawan meski hanya berasal dari klub amatir juga tampil ngotot dan tanpa kompromi. Mereka sangat menyulitkan," urai Musafri kepada GOAL.com Indonesia usai pertandingan.

Musafri juga berujar, pertandingan melawan Putra Jaya ini adalah simulasi terakhir sebelum laga melawan Al Ittifaq, "Pelatih melihat kami bagaimana kemampuan kami sesungguhnya, ini adalah ujicoba sebelum melawan Al Ittifaq sehingga saya harus berjuang keras memenuhi taktik dari pelatih," ujarnya.

Pemain mungil itu mengaku tidak keder menghadapi bek Al Ittifaq yang bakal mengawalnya. Kalah tinggi jelas, namun Musafri sudah punya trik jitu untuk melawan pemain yang 30cm lebih tinggi darinya. "Saya sudah siap melawan mereka. Seluruh kemampuan saya akan saya maksimalkan. Iya benar tim Arab memang tinggi, tetapi saya punya kecepatan untuk melawannya, jika kita menang disini, maka kita akan tanpa beban tampil dikandang mereka," kata pemain yang dibesarkan PSS ini dengan optimis.

Musafri mengaku beruntung dirinya tidak dipanggil oleh timnas Indonesia. Sebab dirinya bisa lebih berkonsentrasi membela Arema IPL untuk berjuang di piala AFC. Meski dalam hatinya juga terbersit keinginan untuk membela Timnas Indonesia, "Mereka punya penilaian terhadap kemampuan saya, saya juga tidak tahu kenapa banyak kawan-kawan disini yang juga tidak dipanggil oleh timnas Indonesia, tetapi saya tetap bersyukur karena bisa konsentrasi di pertandingan ini," tutupnya. (gk-48)

Terkait