thumbnail Halo,

Datang lebih awal untuk adaptasi cuaca panas Surabaya.

Fakta adanya dua tim nasional sama sekali tak membuat tim nasional Vietnam anggap enteng kekuatan Timnas Indonesia. Kubu Vietnam masih anggap Indonesia salah satu tim kuat di pentas sepakbola Asia Tenggara.

“Kami tidak peduli bahwa kekuatan sepakbola Indonesia saat ini terpecah, karena masalah dualisme. Bagi kami, Timnas Indonesia tetap sebuah tim yang kuat,” tukas Phan Thanh Hung, pelatih Timnas Vietnam saat mendarat di Bandara Juanda Surabaya, Rabu (12/9).

Timnas Vietnam dijadwalkan akan bertanding lawan Indonesia di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (15/9). Pertandingan persahabatan ini resmi tercatat diagenda FIFA karena itu hasil akhir akan berpengaruh pada peringkat kedua tim. "Karena itu kami akan ngotot memburu kemenangan di pertandingan nanti," janji Thanh.

Phan Thanh mengklaim membawa tim yang akan turun di Piala AFF 2012 mendatang. Menurut dia, separuh dari isi tim adalah Timnas senior Vietnam yang turun di Piala AFF 2010, termasuk kapten mereka, Nguyen Minh Duc. Sementara sisanya, merupakan wajah baru.

Sementara dari data yang diperoleh GOAL.Com Indonesia, dalam rombongan kemarin, hanya ada lima pemain yang berusia dibawah 23 tahun.

Keseriusan kubu Vietnam juga ditunjukkan dengan kedatangan mereka sehari lebih cepat dari jadwal. Menurut Thanh pihaknya memang sengaja datang lebih awal agar bisa secepat mungkin beradaptasi dengan cuaca Surabaya.

“Kami berangkat lebih cepat, untuk beradaptasi dengan cuaca. Kami dengar, cuaca Surabaya sedang sangat panas. Ya, ternyata memang benar, dan ini bisa berpengaruh buat fisik para pemain kami,” ujar Phan Thanh.

Sementara itu, Tim Garuda sendiri datang beberapa jam setelah kedatangan Timnas Vietnam. Pelatih Nil Maizar mengaku percaya diri dengan peluang timnya di laga mendatang. Menurutnya, kondisi fisik punggawa Garuda, cukup bagus dan fit.

“Kondisi fisik anak-anak cukup bagus. Kemarin sore dan pagi tadi saya bebaskan tim dari latihan. Anti sore kita coba latihan ringan di hotel. Mulai besok, kami mulai fokus ke laga ini,” ungkap Nil.

Mengenai kekalahan 0-2 melawan Korea Utara, menurut pelatih asli Sumatera Barat ini, tidak berimbas negatif ke mental anak-anak asuhannya. Bahkan, menurutnya, laga melawan Korut kemarin memberikan rasa percaya diri buat Endra Prasetya dkk.

“Hasil akhir kita memang kalah, tapi kita masih bisa memberi ancaman kepada Korut, yang peringkatnya jauh di atas kita. Saya tanamkan ke anak-anak, bahwa mereka sebetulnya bisa melawan tim kuat. Mereka harus tetap percaya diri,” kata arsitek juara Liga Primer Indonesia, Semen Padang ini. (gk-31)


Terkait