thumbnail Halo,

Milo mengakui dirinya sudah berbicara dengan manajemen Arema ISL, meski belum ada keputusan.

Pelatih asal Bosnia, Milomir Seslija, mengaku sudah dihubungi manajemen Arema ISL. Namun, kepastian tim Singo Edan ditangani  pelatih asing tersebut sampai saat ini belum ada. Sebab, antara Arema ISL dan pelatih yang sempat menangani tim Singo Edan itu masih dalam taraf negosiasi soal besaran kontrak selama musim kompetisi 2012/13 nanti.

"Saya memang sudah  dihubungi manajemen Arema ISL. Saya juga sudah bicara lama dan banyak dengan mereka. Namun, belum ada keputusan. Saya tunggu jawaban Arema ISL itu sampai 1 September 2012 ini," papar Milomir Seslija kepada wartawan di Malang, Kamis (30/8).

Menurut pelatih yang bangga disapa Milo ini, dalam pembicaraan itu memang dibahas soal hak dan kewajiban terkait masalah  kontrak.  Hal tersebut masih belum ada keputusan. Alasannya, penawaran yang diajukan manajemen Arema ISL itu tidak sesuai harapannya.

"Mereka memberikan tawaran kontrak pada saya untuk melatih Arema. Tapi, saya tak dapat menerima tawaran yang diajukan mereka. Ya, karena masih belum sesuai dengan yang saya harapkan, terlalu rendah," papar Milomir Seslija.

Sayangnya dia tidak menyebutkan berapa nilai kontrak yang diminta. Namun, menurut informasi yang beredar, Milo minta nilai kontrak Rp1 miliar dalam satu musim kompetisi. Sedangkan pihak manajemen Arema hanya mampu membayar Rp750 juta.

Makanya, pembicaraan dengan Arema ISL masih belum tuntas. Sebab, menurut dia, manajemen Arema ISL menyatakan dibutuhkan waktu untuk membahas permintaan besaran nominal kontrak yang diminta.

"Mereka katakan mau rapat dulu. Dalam waktu satu atau dua hari ini mereka janji akan kontak saya lagi,"  terang  Milo.

Karena itu, dia mengaku masih menunggu keputusan dari manajemen Arema. Jika manajemen Arema menyetujui permintaan tersebut, dipastikan musim  kompetisi nanti Arema dilatih Milomir Seslija.

Sementara itu, secara terpisah presiden Arema ISL Rendra Kresna mengatakan, permintaan Milo tersebut sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dipenuhi. Sebab, kata dia, yang terpenting bisa memberikan jaminan prestasi bagi Arema.

Untuk itu, tandas dia, harus ada klausul yang sifatnya menguntungkan kedua belah pihak.  Ada hak dan tanggung jawab.

"Misalnya, saat menjadi pelatih tidak rewel, dan nilai kontrak sebesar itu dibayar di depan sekian persen. Sisanya setelah kompetisi selesai," kata Rendra Kresna kepada GOAL.com Indonesia.

Namun,  lanjut pria berdaah Madura ini, jika target yang diberikan pada Milo tak terealisasi, maka harus ada kompensasi dari nilai kontrak yang disepakati  itu.

"Artinya, nilai kontrak bisa saja diberikan hanya 65 persen. Bahkan, bisa kurang dari 60 persen. Itu  jika prestasi Arema jeblok atau tak sesuai  target," tandasnya.

Karena itu, menurut dia, dalam negosiasi kontrak dengan Milo itu masih terus berlangsung dan harus dibahas secara rinci. Dia berharap negosiasi kontrak tersebut  terealisasi dengan baik sesuai harapan semua  pihak. Sehingga, Arema bisa mengukir prestasi gemilang saat ditangani pelatih asing yang berkualitas. (gk-41)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait