thumbnail Halo,

Beraksi di dua kompetisi berbeda, dua PSMS bernasib sama kesulitan melunasi gaji pemain.

Harapan skuat PSMS IPL untuk mendapatkan gaji penuh tampaknya sulit terwujud. Ini terjadi, setelah sebagian pemain dan ofisial menerima informasi bahwa konsorsium hanya akan membayarkan dua dari empat bulan gaji yang tertunggak.

Beberapa pemain mengaku menerima SMS juga BBM dari Komisaris PT Bintang Medan Metropolitan (BMM), pengelola PSMS IPL, Arif Bargot Siregar. Dalam SMS tersebut tertulis, "kayaknya perusahaan sudah tak sanggup lagi bayar gaji kita semua alias bangkrut karena PSSI tak jelas kapan bisa dibayar dana yang mereka pinjam. kalau mau terima 2 bulan gaji, akan kami usahakan cari pinjaman dan rencananya akan di bayar cash,daripada nanti tak dapat sama sekali."

Menanggapi solusi pembayaran gaji ini, pemain PSMS IPL sontak meradang. Sebut saja, Jekcy Pasarela yang dengan tegas menentang rencana pembayaran hanya dua bulan gaji tersebut.

"Saya memang  terima SMS itu. Saya enggak terima, kalau gaji saya hanya dibayar dua bulan saja. Karena, berdasarkan kontrak, harusnya gaji saya dibayar sampai 11 November yang berarti tujuh bulan lagi," ungkapnya.

Jecky mengatakan dalam kondisi seperti ini harusnya pemain lain satu suara. Sayangnya, dia mendapati yang lain hanya diam. "Saya kesal sama kawan-kawan, karena jadinya terkesan enggak butuh uang karena diam-diam saja, kayak enggak satu suara. Ini kan hak pemain harusnya diperjuangkan," bebernya.

Sementara itu nasib tak jauh berbeda menimpa para pemain PSMS ISL. Tanggal 27 Agustus 2012 menjadi akhir kontrak skuat sesuai klausul yang ditandatangani di awal musim. Sayangnya, hingga detik ini pelunasan enam bulan gaji dan sisa 10 persen kontrak masih jauh dari harapan. Bahkan, untuk pemain yang masuk di putaran kedua, seperti Nastja Ceh, kontraknya sudah habis 7 Agustus 2012, begitu juga dengan Shin Hyun Joon kontrak selesai 13 Agustus 2012.

Dan ini mengganggu persiapan tim. Di saat tim-tim lain bersiap memburu pemain untuk persiapan musim depan. PSMS yang akan berlaga di divisi utama masih berkutat soal gaji dan perpecahan kepengurusan.

"Ya hari ini kontrak saya habis bersama PSMS. Tapi gaji belum beres. Saya masih menunggu dan mungkin dalam beberapa hari ini akan melakukan komunikasi lagi dengan manajemen. Saya masih ingin menyelesaikan semuanya dengan baik-baik," ujar Sasa Zecevic, kapten PSMS ISL.

Bek asal Serbia ini sejatinya cukup kesal juga, lantaran harus menerima kenyatakan dinafikan manajemen, saat rekan-rekannya pemain lokal menerima pinjaman/cicilan gaji dua kali. Pemain lokal menerima pinjaman setelah laga terakhir lawan Persisam di ISL dan dua hari sebelum lebaran.

"Saya dan teman-teman pemain asing tidak dapat, saya kecewa. Kenapa dibedakan, kami juga butuh uang untuk kebutuhan sehari-sehari," timpalnya.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait