thumbnail Halo,

Sasa disebutkan dirampok saat berada di hotel dan telepon pribadinya ikut dirampas.

Bek PSMS ISL, Sasa Zecevic dibuat resah oleh oknum pembobol email pribadinya. Pasalnya, sejumlah teman bahkan beberapa rekan media menerima email dari bek asal Serbia itu, Senin (13/8) sore, tentang kesulitan keuangan karena dirampok di sebuah hotel di Swansea, Wales.

Dalam email tersebut, Sasa disebutkan dirampok saat berada di hotel dan telepon pribadinya juga ikut dirampas. Sedangkan, telepon milik hotel tempatnya menginap kesulitan sinyal. Dan satu-satunya solusi untuk menghubungi keluarga dan rekan-rekannya adalah melalui emailnya. Tidak hanya itu, Sasa juga dikatakan kehilangan kartu kredit dan setelah melapor ke pihak kepolisian dan kedutaan tidak membuahkan hasil. Kemudian, Sasa dalam email tersebut meminta dikirimkan sejumlah uang untuk membeli tiket.

Hanya berselang beberapa sejam kemudian, Sasa yang layanan blackberry messanger (bbm) nya aktif mengkonfirmasi, bahwa emailnya telah dibajak. "Awalnya, saya diberitahu oleh Nastja Ceh. Dia menerima email itu, kemudian beberapa teman lainnya bertanya ke saya. Saya yakin pasti email saya dibajak, dan saya langsung mengakses email, ternyata benar email saya dibajak," ungkapnya via BBM. 

Pemain berusia 29 tahun ini mengaku memang sempat tidak mengakses email beberapa hari, lantaran mengunjungi keluarganya di Serbia, dalam masa liburannya. "Saya pergi beberapa hari ke rumah saudara saya, setelah kembali, dapat kabar itu (email dibobol)," tukasnya.

Sasa kemudian mengutak-atik emailnya. "Seseorang dari Nigeria telah mengaktifkan email saya dua kali. Dan bisa saya lihat dari layanan email, bahwa yang menggunakan email saya berada di Nigeria," timpalnya.

Pemain bernomor punggung lima tersebut langsung mengganti password emailnya. Pukul 17.43 WIB, Sasa berhasil mengambilalih emailnya. Dia meminta alamat email sahabatnya, karena sang pembajak sudah menghapus semua alamat email yang ada di kontak email.

"Saya sudah berhasil menggunakan email saya dan mengganti pasword, tapi jika sekali lagi email ini dibobol, saya harus menggunakan email baru. Saya mohon kepada teman-teman yang menerima email saya dan minta dikirimin uang, jangan percaya. Saya masih baik-baik saja," ungkapnya. (gk-38)

Terkait