thumbnail Halo,

Pemain yang juga memperkuat Timnas Slovenia di Kualifikasi Piala Dunia 2002 dan Kualifikasi Piala Eropa 2004 ini mau saja kembali berkostum PSMS.

Gelandang PSMS ISL, Nastja Ceh bakal melanjutkan masa depannya di Indonesia.  Hanya saja, hingga saat ini, pemain berusia 34 tahun ini masih di Slovenia dan belum memutuskan ingin memperkuat klub mana. Dia juga belum memilih klub untuk melihat kepastian sepakbola Indonesia. 

"Untuk musim depan, saya masih menunggu jeda kompetisi berakhir. Dan saya ingin memastikan, bagaimana kelangsungan kompetisi sepakbola di Indonesia," ujarnya kepada GOAL.com Indonesia, via email, Senin (13/8) siang.

Diakui pemain kelahiran,  Ptuj, SFR Yugoslavia, 26 Januari 1978 ini, ada beberapa tawaran klub Indonesia yang datang padanya. Tapi, pemain bernomor punggung 33 ini belum mau memilih. "Saya punya orang yang mengurus soal tawaran klub di Indonesia. Dan hanya mereka yang tahu nama-nama klub yang memberikan tawaran apa saja. Sejujurnya, saya tidak bertanya apa nama klub-klub tersebut. Karena, saat ini semua kemungkinan bisa terjadi, dan saya sangat senang selama berada di Indonesia. Saya akan kembali bermain bermain bola, dan pasti kembali ke Indonesia," ungkap pencetak tiga gol dari tendangan bebas selama membela PSMS ISL ini.

Bagaimana dengan PSMS? Untuk pertanyaan ini, Ceh agak sulit menjawabnya. Pasalnya, tidak ada satupun orang di manajemen menghubunginya dari Medan tentang kondisi terakhir klub. "Tentang Medan, saya hanya bisa katakan sebagai daerah yang bagus dan saya senang pernah jadi bagian dari PSMS selama empat bulan. Saya tidak tahu apa akan terjadi di masa depan, karena tidak ada yang menjawab pertanyaan atau menghubungi saya dari Medan, tapi saya akan selalu mendukung mereka (PSMS)," beber pemain dengan 26 caps di Timnas Slovenia dan enam gol tersebut.

Pemain yang juga memperkuat Timnas Slovenia di Kualifikasi Piala Dunia 2002 dan Kualifikasi Piala Eropa 2004 ini mau saja kembali berkostum PSMS. "Hanya saja, maunya saya tidaklah cukup. Karena normalnya, mereka (manajemen) harus tertarik ke saya. Selain itu, harusnya sebelum kontrak berakhir, sudah ada tawaran kontrak baru. Tapi, mungkin dalam beberapa hari ke depan, akan lebih jelas bagaimana kelanjutan kerjasama ini," tukas pemain yang mulai berlatih bola sejak usia tujuh tahun ini.

Ceh mengaku lebih ingin fokus pada haknya yang belum dibayar selama membela Ayam Kinantan-julukan PSMS.

"Hal utama adalah, saya harus harus menerima hak saya atas apa yang sudah saya teken sesuai kontrak. Saya masih percaya Mr Idris dan mengharapkan uang tersebut dalam minggu ini, seperti yang mereka janjikan. Saya tidak ingin berseteru, karena saya tahu mereka orang baik dan mereka memang punya masalah. Tidak mudah menjadi orang di posisi mereka. Orang harus mengerti itu. Saya sudah menunggu lama untuk pencairan uang itu, seperti saya bilang, saya percaya mereka akan bayar saya dalam dua hari ini. Saya harap, mereka tidak mengecewakan saya," tutur mantan pemain Club Brugge musim 2001-2005 dengan 101 penampilan dan 24 gol ini. 

Selama di PSMS empat bulan, Ceh mengoleksi tiga gol-gol indah dari tendangan bebasnya. Gol dicetak ke gawang Deltras, kemudian Persiba dan Gresik United.  Bersama PSMS, Ceh baru menerima satu kartu kuning. Itu diterimanya saat pertama kali tampil membela PSMS di putaran kedua melawan PSPS, 9 April 2012.

Sejak April, dia sudah bermain sebanyak 14 partai dengan 1191 menit, dan menjadi pemain keempat terbanyak bertanding di putaran kedua. (gk-38)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait