thumbnail Halo,

Presiden klub Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex mengatakan Firman Utina, M Ridwan dan Ponaryo Astaman sudah dipanggil oleh manajemen Sriwijaya FC.

Tiga pemain Sriwijaya FC yang sebelumnya memperkuat Timnas Indonesia menghadapi Valencia, yaitu Firman Utina, M Ridwan dan Ponaryo Astaman sudah meninggalkan Timnas Indonesia dan tidak lagi mengikuti latihan bersama Timnas di bawah PSSI pimpinan Djohar Arifin sejak tadi, Jumat (10/08).

Presiden klub Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex mengatakan Firman Utina, M Ridwan dan Ponaryo Astaman sudah dipanggil oleh manajemen Sriwijaya FC, untuk  secepatnya meninggalkan Timnas Indonesia di bawah PSSI pimpinan Djohar Arifin dan segera menghadap manajemen Sriwijaya FC.

”Saya  katakan kepada mereka, jika tidak segera  meninggalkan Timnas Indonesia, maka ketiganya langsung kita pecat sekarang juga dari Sriwijaya FC,” kata Dodi Reza Alex Noerdin, Jumat (10/08)  kepada GOAL.com Indonesia.

Perintah dari Dodi ini dituruti oleh Firman Utina, M Ridwan dan Ponaryo . Ketiganya langsung  memutuskan untuk meninggalkan Timnas Indonesia dan akan ke Palembang Sabtu besok untuk menghadap Dodi. “Informasinya Firman, Ridwan dan Ponaryo sudah meninggalkan Timnas Indonesia. Kita tunggu saja mereka tiba di Palembang,” ujar Dodi.

Sebelumnya Presiden Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex,  marah mendengar tiga pemainnya yaitu Firman Utina, Ponaryo Astaman dan M Ridwan tetap memperkuat Timnas Indonesia di bawah PSSI pimpinan Djohar Arifin menghadapi Valencia, padahal ketiganya sudah dilarang dengan tegas oleh Sriwijaya FC.

Sanksi sudah disiapkan oleh Dodi, namun sebelum mengeluarkan sanksi, Dodi terlebih dahulu ingin bertemu dengan tiga pemain Sriwijaya FC ini dan mendengarkan secara langsung dari mulut ketiganya soal alasan  melanggar perintah, agar nantinya Sriwijaya FC tidak menyesal memecat tiga pemain yang turut membantu Sriwijaya FC meraih gelar juara musim lalu ini.
 
“Kita sudah panggil tiga pemain ini segera menghadap untuk menjelaskan alasan ketiganya melanggar perintah dari manajemen. Jika mereka sudah menghadap dan memberikaan penjelasan, baru kita putuskan hukumannya, bisa berupa sanksi administrasif, bisa juga pemecatan tergantung pembelaan mereka,” kata Dodi .
 
Dikatakan Dodi, apapun hasil yang didapat dari pertemuan dengan tiga pemain ini, akan menjadi referensi bagi Sriwijaya FC dalam mengeluarkan keputusan . ”Kalau tiga pemain ini menyesal, mengaku salah, meminta maaf dan berjanji tidak akan lagi mengulangi kesalahan dikemudian hari, bisa saja sanksi pemecatan kita batalkan dan menggantinya dengan sanksi lain. Yang jelas, pertama-tama saya ingin mendengarkan alasan langsung dari mulut mereka,” ujar Dodi.
 
Dikatakan Dodi berbagai pertimbangan akan menentukan sanksi apa yang akan diberikan kepada Firman Utina, M Ridwan dan Ponaryo Astaman. Pertimbangan yang dimaksud adalah  maksud dan alasan dari tiga pemain ini melanggar perintah Sriwijaya FC, pertimbangan lainnya jika ketiganya menyesal, meminta maaf serta tidak mengulangi kesalahan, pertimbangan selanjutnya adalah kontribusi tiga pemain ini untuk Sriwijaya FC selama ini, kemudian masukan dari pengurus Sriwijaya FC lainnya serta berbagai pertimbangan  lainnya.
     
Menurut Dodi, pertimbangan yang memberatkan bagi Ponaryo dkk adalah ketiganya sudah tahu kalau Sriwijaya FC melarang memperkuat Timnas Indonesia di bawah PSSI Djohar, namun ketiganya tetap melanggar.

”Ini yang sangat memberatkan , seolah-olah kita sangat membutuhkan tenaga tiga pemain ini, padahal keberhasilan Sriwijaya FC meraih juara karena keberhasilan tim bukan karena individu pemain. Jika tiga pemain ini dipecat, akan banyak penggantinya. Kita bukannya tidak nasionalis dengan melarang pemain memperkuat timnas Indonesia, tapi Timnas Indonesia yang mana. Karena PSSI Djohar Arifin sudah melanggar kesepakatan dengan membentuk timnas sendiri tanpa melibatkan pihak Joint Commite,” kata Dodi.
 
Sementara itu yang meringankan, jika ketiganya mau meminta maaf, mengakui kesalahan dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.” Sementara ini, kita belum mengetahui alasan langsung dari tiga pemain ini karena belum bertemu. Kalau sudah bertemu dan mendengarkan alasan mereka, baru kita putuskan sanksinya,” ujar Dodi.
 
Dodi mengatakan selanjutnya, manajemen akan melakukan rapat pada hari Sabtu dan  Minggu, 11- 12 Agustus untuk memutuskan sanksi dan sekalian menetapkan nama-nama pemain yang dipertahankan serta dilepas, termasuk membahas tim pelatih untuk musim depan. 

“Kompetisi akan bergulir November, jadi kita akan segera putuskan nama-nama pemain dan pelatih untuk musim depan dalam rapat pengurus Sabtu dan Minggu ini, termasuk memutuskan sanksi untuk pemain yang memperkuat Timnas Indonesia” kata Dodi. (gk-42)

Terkait