thumbnail Halo,

Nur Yahya mengaku bertanggung jawab penuh terhadap pelunasan hak para pemain.

Meski belum menerima gaji penuh sampai akhir kompetisi dan bahkan sampai saat ini, para punggawa Persibo Bojonegoro tak pernah sekalipun mengancam mogok bertanding saat kompetisi Indonesia Premier League (IPL) musim lalu.

Hal tersebut berkat tips yang dimiliki Nur Yahya. Menurut pria yang menjabat sebagai manajer Persibo Bojonegoro ini, dirinya bertanggung jawab penuh terhadap pelunasan hak para pemain.

“Karena itulah saya memutar otak. Saya tidak ingin pemain sampai mogok bermain, gara-gara belum menerima gaji," ujar Nur Yahya kepada GOAL.com Indonesia.

Karena itu, pria yang akrab dipanggil Yayak tersebut menjelaskan, jika dirinya mengusahakan mendapat dana dari berbagai sumber. Salah satunya adalah dari Bupati Bojonegoro.

“Saya bersyukur sekali. Alhamdulillah, bupati mau mengerti kesulitan kita dan membantu. Beliau bersedia memberi bonus setiap usai pertandingan," jelasnya.

Bantuan dari Bupati Bojonegoro, terbukti mampu menjaga mental para punggawa tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut. Terbukti, sampai musim kompetisi 2011/12 berakhir, mereka tak pernah melakukan mogok bertanding.

Di sisi lain meski terhitung seret dana, Persibo juga tetap mampu menunjukkan prestasi mereka. Selain mengakhiri musim kompetisi di papan atas, anak asuh Paulo Camargo ini juga berhasil menjuarai turnamen Piala Indonesia 2012, usai menjungkalkan Semen Padang dengan skor tipis pada babak final.

Sukses Persibo Bojonegoro menjuarai Piala Indonesia musim ini, tentu saja disambut gembira oleh Yayak. Ia mengaku bahagia, bisa membungkam cibiran yang diarahkan pada timnya pada awal musim 2011/12.

"Mereka ragu, karena tak ada pemain bintang atau pemain berstatus punggawa timnas di skuad kami saat itu. Bahkan pada awal kompetisi, manajemen hanya memberikan kami target, agar tak degradasi saja," terangnya.

Lebih lanjut, Yayak mengatakan, semua ini tak membuat mereka patah semangat. Justru Yayak menceritakan, jika cibiran dan sikap pesimis tersebut membuat skuad Persibo makin bersemangat, untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

"Alhamdulillah, semua masalah terlewati. Kita berhasil menjadi juara di Piala Indonesia. Di liga [IPL], kita juga berada di posisi yang cukup bagus. Bahkan, kita sempat menempati posisi runner-up untuk beberapa saat," pungkasnya.

Ya, di akhir-akhir kompetisi IPL musim 2011/12 dan menjelang babak puncak Piala Indonesia 2012, skuad Persibo Bojonegoro memang sempat berniat mogok bertanding, lantaran masalah gaji. Tapi mereka urung melakukannya, karena saat hearing bersama Bupati Bojonegoro Suyoto, mereka langsung mendapat sumbangan dana segar dari kantong pribadi sang Bupati. (gk-43)


SIAPA TERATAS TAHUN INI?

Terkait