thumbnail Halo,

Jika ada kepengurusan PSMS lain yang menggunakan kop dan stempel PSMS akan dibawa ke jalur hukum.

Kepengurusan PSMS 2012-2016 versi Forum Anggota Klub PSMS dibentuk. Kepengurusan ini diklaim resmi berdiri sejak tanggal 3 Agustus 2012. Penentuan figur-figur dalam kepengurusan berdasarkan surat keputusan Nomor 001/PSMS/SK-KU/VIII/2012 Tentang Struktur dan Komposisi Personalia Pengurus PSMS Medan Periode 2012-2016.

Ini sesuai hasil Rapat Umum Luar Biasa Klub Anggota PSMS, 29 Juli 2012 di Hotel Candi yang menetapkan Indra Sakti Harahap sebagai Ketua Umum. Bahwa hasil rapat tim formatur yang telah dilaksanakan 2 Agustus 2012 di Hotel Candi telah menetapkan Komposisi Personalisa Pengurus PSMS Medan Periode 2012-2016.
 
Kepengurusan baru ini menegaskan, jika ada kepengurusan PSMS lain yang menggunakan kop dan stempel PSMS akan dibawa ke jalur hukum.  "Jadi pihak lain yang mengaku pengurus PSMS harus legowo agar tidak terjadi dualisme PSMS. Sejak saat ini juga, kami akan melaporkan ke polisi jika ada pihak lain menggunakan stempel dan kop PSMS," ujar Martius Latuperissa, Ketua Forum Klub Anggota PSMS di Gedung Mantan PSMS, Jumat (3/8) sore.

Pria yang masuk dalam jabatan Sekretaris Umum Pengurus Harian PSMS baru ini tetap santai menanggapi perihal legalitas hasil rapat umum luar biasa (RULB), karena ada pengakuan pencatutan nama klub peserta. Kepada GOAL.com Indonesia, dia malah menunjukkan, surat dukungan dari klub-klub yang katanya dicatut. Sebut saja, PS Dharma Putra yang diteken oleh Ketua Njanja Pran, Symphony diteken oleh ketuanya Amorta YS, Putra Buana diteken Sujianto Sekretaris Klub, PS Gumarang diteken oleh ketua Hengky Ahmad dan Sekretaris Fauzi Pillly. "Jadi jangan marahnya sama kami (panitia rapat luar biasa) tanya sama orang yang meneken" tegasnya.
 
Martius juga menjelaskan kepengurusan kali ini memang tidak mengakomodir pengurus lama. “Ya yang lama gagal, ngapain dipertahankan. Musim sebelumnya, PSMS itu seperti milik seseorang. Kali ini enggak,” kilahnya.

Ketum PSMS versi Forum Anggota Klub,  Indra Sakti Harahap menambahkan, pihaknya yakin mengelola PSMS, setelah mendapatkan lampu hijau dari Wali Kota Medan. Dia mengaku sudah bertemu langsung dengan Rahudman Harahap di rumah dinas, Selasa malam (1/8) lalu. "Beliau mendukung dan harapannya agar saya membawa PSMS ke arah lebih baik," tegasnya.
 
Setelah kepengurusan terbentuk, Indra menyebutkan, akan lebih mudah menyusun manajemen tim untuk musim kompetisis 2012/2013. "Setelah ini, akan segera ada pelantikan, dan kami akan mempersiapkan tim. Soal pemilihan manajemen tim akan ditentukan nanti, siapa-siapa saja orangnya itu juga akan kami rapatkan lagi," tuturnya.

Penetapan pengurus PSMS ini ditandai dengan terbentangnya spanduk mengatasnamakan suporter PSMS yang mencalonkan Naldi Siregar sebagai Ketum PSMS. Spanduk itu dipasang di depan jalan masuk Gedung Mantan PSMS.

Indra Sakti tak ambil pusing soal ini. "Bagi saya boleh-boleh saja, ini bagian dari tahapan demokrasi. Pasang spanduk dukungan enggak ada yang larang. Saudara kita juga. Kita tanggapi positif saja. Ini bukan saingan," ungkapnya.
 
Struktur dan Komposisi Personalia Pengurus PSMS 2012-2016, selain Indra Sakti Harahap sebagai ketua umum,  sekretaris umum    dijabat oleh Martius Latuperissa, bendahara umum oleh Darma Bakti, juga ada nama-nama  H Nobon Kayamuddin, Parlin Siagian, Tumsila, Ismail Ruslan, Legirin di bagian Bidang Teknik/Pelatih dan lainnya.
 
Sementara itu, pengurus harian PSMS dan perwakilan klub menggelar pertemuan Kamis (2/8) malam di RM Kalasan masih sepakat menggelar RULB juga yang dianggap sesuai AD/ART.

Ketua Umum Pos Indo yang juga Sekum Pengurus PSMS, Idris mengatakan klub-klub yang merasa namanya dicatut ke dalam 27 klub yang mendukung digelarnya RULB di Hotel Candi akan menempuh jalur hukum. "Kami semua ini adalah pemilik-pemilik klub, ada sekitar 12 klub yg hadir dalam pertemuan ini. Empat lainnya sudah sepakat dan tidak bisa hadir. Bukan wakil tidak ada mandat. Dalam waktu dekat kita siapkan pengacara dan akan menggugat Ketua Panitia dan Ketua terpilih, bahwa tidak terima atas namakan klub-klub tanpa sepengetahuan kami," ujar Idris.

Idris menjelaskan, para klub diantaranya Putra Buana, Bintang Selatan, PS Pratama, Posindo, PS Darma Putra, PS Gumarang, PS Pertamina, PS Linud Jaya, PS Sympony, PS Angkasa, PS Telkom, PS Medan Putra, PS PTP IV dan PTP I.  “Nanti setelah lebaran minggu depan verifikasi klub. Karena  banyak mengaku mewakili klub. Kami akan menyurati klub dan buktinya harus ada stempel dan susunan kepengurusan," timpalnya.

Sementara itu, pembentukan pengurus PSMS versi Forum Klub Anggota tidak menyurutkan bakal calon ketua umum versi pengurus PSMS untuk tetap maju dalam RULB usai lebaran mendatang.
 
Bahkan, spanduk dukungan terhadap salah satu bakal calon ketua umum sudah dipasang. Satu spanduk malah dipasang tepat di depan pintu masuk ke gedung mantan PSMS.  Dalam spanduk berwarna hijau itu tertulis, “Suporter PSMS Medan Mendukung Abangda Naldi Siregar Menjadi Ketum PSMS Medan 2012-2016.
 
Naldi Siregar adalah Ketua Kesatuan Anak Medan Pecinta Ayam Kinantan (KAMPAK) FC. Naldi yang diwawancarai soal spanduknya, menegaskan siap menjadi ketua umum jika diberi amanah. “InsyaAllah diberi amanah, saya siap,” ujarnya. Dia menegaskan, penyelamatan PSMS untuk menjadi tim kebanggaan Kota Medan haruslah dilaksanakan dengan langkah-langkah baik dan benar. Dia menyebutkan, pelaksanaan Rapat Umum Luar Biasa haruslah pengurus harian dan klub pemilik PSMS diverifikasi sebelum ikut rapat.
 
“Langkah-langkah ini agar PSMS ke depan tampil sebagai tim kuat, tanpa gontok-gontokan ataupun dualisme.  Bagi calon yang sempat aklamasi dalam RULB, kalau benar ingin berbakti untuk PSMS, ayo ikut yang RULB yang akan diselenggarakan habis lebaran ini. Bukan curi start, kayak yang dilaksanakan orang-orang enggak jelas itu. Itu baru anak Medan,” tuturnya.
 
Bukan hanya Naldi, RULB versi Pengurus PSMS juga bertambah calonnya, seiring kepastian Freddy Hutabarat menentukan arah dukungan.  Freddy mengaku tetap maju sebagai bakal calon ketum PSMS, pada RULB yang direncanakan digelar usai lebaran. Dia mengatakan, RULB PSMS itu sah, jika digelar pengurus PSMS.

“Saya tetap maju sebagai calon ketum PSMS. Saya menilai, RULB sah, jika pengurus PSMS yang menggelar. Jadi saya tidak takut, apapun yang terjadi di belakang hari karena ini sudah sesuai dengan AD/ART PSMS,” ujarnya. (gk-38)

Terkait