thumbnail Halo,

Terkait gaji pemain, manajemen Ayam Kinantan belum memiliki solusi.

Langkah pemain PSMS Medan ISL untuk memperjuangkan haknya enam bulan gaji yang belum dibayar semakin berani. Beberapa hari lalu, pemain-pemain PSMS mendatangi Badan Liga Indonesia di Jakarta.

Ini dilakukan setelah manajemen disebut-sebut tidak komunikatif perihal kapan pelunasan gaji atau paling tidak pencicilan gaji dari tersisa enam bulan tersebut. Skuat Ayam Kinantan-julukan PSMS Medan, terus dilanda gelisah. Apalagi, lebaran yang sebentar lagi tiba, belum lagi beban utang yang harus dilakukan selama ini untuk menutupi kebutuhan operasional rumah tangga di tengah-tengah kerja tanpa gaji selama enam bulan.

Manajer PSMS ISL, Benny Tomasoa yang dimintai keterangan perihal gaji  yang belum ada kejelasan kembali memberikan pernyataan tanpa solusi. Benny malah mengaku senang pemain mendatangi Badan Liga. Manajemen, lanjutnya hanya menanti kabar dari Badan Liga kapan dana bantuan untuk klub ISL pada putaran kedua akan dibayarkan sebesar Rp1,5 miliar dan juga sisa dana sponsor dari Bakrie Sumatera Plantation.

“Ya, saya senang pemain ke Liga, jadi mereka (pemain) tahu kalau benar bnatuan Liga belum turun sebenarnya. Itu sudah kami wacanakan pemain, bahwa kami akan bicara langsung ke Liga. Tapi, sekarang pemain kan sudah tahu langsung dari Liga, ya semoga semua cepat selesai,” ucapnya.

Mantan asisten manajer PSMS musim lalu di divisi utama ini, tak bisa memastikan permintaan pemain agar manajemen mendahulukan dana talangan untuk membayar gaji. Bento-sapaan akrabnya, seperti biasa malah menyerahkan tanggung jawab soal kepastian gaji ke CEO PSMS, Idris.

“Selama ini, kami sudah berusaha untuk membantu pemain. Saya sudah bicara ke Pak Idris agar manajemen gencar berkomunikasi dengan Bakrie, saya sih menunggu perintah saja. Kalau diperintahkan, saya mesti ke Bakrie, ya saya siap berangkat untuk mempertanyakan ke pihak sponsor,” kilahnya.

Hingga saat ini, manajemen juga tak bisa menjawab untuk membantu pemain menghadapi kebutuhan lebaran bersama keluarga. “Ya saya belum ada petunjuk untuk itu (dana talangan dan kepastian gaji). Tapi, begitupun secepatnya saya tanyakan ke PT Liga,” pungkasnya. (gk-38)

Terkait