thumbnail Halo,

Ivakdalam menyarankan Persipura mengganti Beto dengan pemain lokal.

Mantan gelandang Persipura era 1990-an, Carolino Ivakdalam, mengatakan dirinya sangat tidak setuju kalau klub-klub sepakbola di Indonesia terlalu mengandalkan pemain asing karena itu akan mematikan potensi pemain lokal di Indonesia, khususnya di Papua.

“Saya sebagai mantan pelatih Tibo di Persipura U-15 tentu sangat bangga karena ia dikontrak bermain di Liga Primer Thailand. Namun, di sisi lain sangat sedih atas kepergiannya seolah-olah sudah tidak ada tempat lagi di Persipura,” kata Ivakdalam, yang juga mantan asisten pelatih Persema Malang kepada GOAL.com Indonesia di Jayapura, Jum'at (27/7).

Dia menambahkan, Tibo mulai berkarir di Persipura U-15 saat berusia 13 tahun dan memiliki skill individu yang melebihi rekan-rekan se-angkatannya.

"Sebagai klub yang pernah membina Tibo sejak usia 13 tahun mestinya harus lebih mengutamakan pemain binaannya ketimbang melepaskannya tanpa memperoleh imbalan dari klub pengontrak,” kata Ivakdalam.

"Memang benar Tibo ada masalah dengan klub Persipura, tetapi sebaiknya klub atau pelatih harus berani mengunjunginya ke keluarganya. Ibarat orang tua, pelatih harus langsung berhubungan kepada yang bersangkutan,” kata abang kandung Eduard Ivakdalam itu.

Meski demikian, dia tetap mendukung kepergian Tibo ke Thailand karena bagaimanapun juga demi kepentingan masa depannya sebagai pemain profesional.

“Bagi saya untuk kondisi saat ini di kompetisi Indonesia sudah tidak lagi berlangsung fair play, masing-masing pihak bertahan dengan pendapatnya,” kata Ivakdalam.

"Lihat saja Persipura dan Sriwijaya FC tak bisa mewakili Indonesia ke AFC Cup maupun Liga Champion Asia. Saya menghimbau sebaiknya kedua klub ini harus berpikir jernih untuk kembali ke Liga yang resmi dan diakui oleh FIFA maupun AFC,” kata Ivakdalam.

Menyinggung soal Persipura musim depan, kata Ivakdalam, sebaiknya tim Mutiara Hitam harus lebih mengandalkan striker binaan sendiri. Pasalnya, kata Ivakdalam, Beto sebenarnya sudah lamban walau berhasil meraih gelar sebagai pencetak gol terbanyak.

"Saya sarankan sebaiknya Beto diganti saja agar ada peluang bagi pemain lainnya terutama binaan Persipura sendiri,”kata Ivakdalam.

Persipurasendiri setelah kompetisi ISL, kini melakukan try out dan coaching clinic di Tembagapura dan Timika Kabupaten Mimika.

Selama di Timika. Kamis (26/7), Persipura bertanding melawan klub lokal Mimika, I Waro FC, juara kompetisi Freeport Cup. Tim Mutiara Hitam mengalahkan I Waro FC dengan skor telak 8-0, sedangkan saat melawan Persemi Mimika Selection, Bio Pauline dan kawan-kawan unggul 3-0.

Presiden The Karakas Persipuramania Tembagapura-Timika, Gasper Muabuay, mengatakan, pertandingan Persipura di Timika merupakan bagian dari MoU dengan PT Freeport Indonesia dengan Persipura Jayapura. Tugas The Karakas selama Persipura berada di  Timika, kata Gasper Muabuay, adalah melakukan pendampingan dan pengawasan selama bertanding. (gk-34)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait