thumbnail Halo,

Aji menilai pemain tidak maksimal, karena diliburkan usai kualifikasi Piala Asia U-22.

Pelatih timnas U-23 Aji Santoso mengungkapkan, kekalahan 6-0 dari Malaysia U-23 Selection dalam latih tanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (27/7) malam WIB, telah memberikan pelajaran berharga bagi tim besutannya.

Dalam latih tanding itu, Malaysia U-23 Selection yang diperkuat dua pemain asing, membuat timnas U-23 tidak berdaya, terutama sepanjang babak pertama. Aji tidak terlalu merisaukan hasil akhir yang diperoleh timnas U-23.

Timnas U-23 dan Malaysia U-23 Selection melakoni latih tanding setelah turnamen Java Cup 2012 dibatalkan, menyusul pengunduran diri Galatasaray dan Everton.

“Kondisi timnas jauh berbeda dibandingkan saat main di kualifikasi Piala Asia U-22, terutama dalam hal ketahanan fisik. Setelah kualifikasi Piala Asia, semua pemain libur. Kami kira pemain juga tidak melakukan latihan dengan maksimal. Mereka berkumpul, dan langsung main,” ungkap Aji.

“Tapi yang terpenting adalah pelajaran dari kekalahan ini, sehingga bisa mengetahui kelemahan dan keunggulan tim.”

Ditambahkan, timnas U-23 yang diproyeksikan berlaga di SEA Games 2013 itu harus menjalani frekuensi latihan lebih banyak, dan sering melakukan uji coba melawan tim lebih kuat.

“Kami harus menghadapi level lawan yang lebih tinggi, seperti melawan Malaysia. Harus diakui, Malaysia tadi bermain lebih bagus,” kata Aji.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait