thumbnail Halo,

Alex Noerdin meminta manajemen dan pemain Sriwijaya FC untuk menjenguk suporter.

Dewan Pembina Sriwijaya FC, Alex Noerdin membantu sepenuhnya biaya rawat inap dua orang suporter Sriwijaya FC yang menjadi korban pelemparan cuka para yang diduga dilakukan oknum suporter Sriwijaya FC lainnya dari kelompok yang berbeda.

Bukan hanya membantu biaya perawatan sampai sembuh, Alex Noerdin juga meminta manajemen dan pemain Sriwijaya FC untuk menjenguk suporter yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit AK Ghani Palembang.

“Kami dari manajemen Sriwijaya FC bersama para pemain diperintahkan dewan Pembina untuk menjenguk dua orang suporter yang saat ini masih dirawat di rumah sakit akibat terkena lemparan cuka para,” ujar Direktur Keuangan Sriwijaya FC Augie Bunyamin yang datang ke RS AK Ghani bersama Dirtek Hendri Zainuddin, Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid serta dua orang pemain yaitu  Kayamba dan Thiery Gatuesi, Rabu (18/07).

Menurut Augie, Alex Noerdin selaku dewan Pembina Sriwijaya FC, juga membantu sepenuhnya biaya pengobatan dan perawatan suporter hingga keluar dari RS dan dinyatakan sembuh oleh dokter.

“Bukan hanya itu, kami juga memberikan kartu khusus menonton pertandingan Sriwijaya FC seumur hidup, untuk dua suporter yang dirawat ini. Juga pernak-pernik serta asesoris Sriwijaya seperti baju dan lainnya.  Untuk baju Sriwijaya FC, kami berikan yang ada tanda tangan langsung pemain Sriwijaya FC ” ujar Augie.

Menurut Augie, dua orang suporter yang bernama Firman Aidil (17) dan Julian (14) merupakan dua orang korban dari beberapa korban lainnya yang terkena lemparan cuka para dari kelompok suporter Sriwijaya FC lainnya, saat hendak menonton pertandingan antara Sriwijaya FC menghadapi tim bintang ISL. Namun dua suporter ini yang paling parah lukanya hingga harus dirawat inap di RS AK Ghani.

”Berdasarkan informasi yang kami terima, hanya dua orang ini yang menderita luka parah sehingga harus menginap di RS, sementara yang lainnya sudah pulang ke rumah masing-masing tanpa menjalani rawat inap. Namun jika ternyata ada korban lainnya yang dirawat di RS lain, segera beritahu kami, agar bisa kami bantu juga,” kata Augie. (gk-42)

Terkait