thumbnail Halo,

Gresik United enggan senasib dengan PSAP Sigli...

Baru PSAP Sigli yang sudah dipastikan akan terdegradasi musim depan, dari kancah Indonesia Super League (ISL). Sementara dua tim lagi masih tanda tanya besar, termasuk Deltras Sidoarjo yang bisa saja melakoni play off menghadapi wakil dari Divisi Utama PT Liga Indonesia (PT LI).

Tak ingin bernasib serupa dengan kontestan asal Aceh tersebut, Gresik United mencoba menghindarinya. Bahkan pelatih Gresik United Djoko Susilo mengatakan, bila laga menghadapi Persiwa Wamena di Stadion Petrokimia, Rabu (4/7) besok, adalah pertandingan penentuan bagi nasib timnya.

“Hasil seri atau kalah, sama saja Gresik akan habis. Bahkan, bisa jadi tidak ada artinya saat kami mampu menahan tuan rumah Arema. Tapi, di kandang sendiri malah seri apalagi kalah," tegas Djoko Susilo kepada GOAL.com Indonesia.

Pelatih asal Malang ini menambahkan, timnya tidak boleh tampil mengecewakan di depan pendukungnya sendiri kali ini. Pasalnya, laga melawan Persiwa Wamena merupakan kesempatan bagi para pemain tim berjuluk Laskar Joko Samudro tersebut, untuk tetap menjaga peluang bertahan di kompetisi ISL.

"Sebagai persiapan lawan Persiwa. Saya tetap menjaga performa para pemain, termasuk mempertahankan the winning team seperti saat meladeni Arema kemarin," tuturnya.

Dalam pertandingan menentukan tersebut, kemungkinan Djoko Susilo tidak akan banyak melakukan perubahan komposisi pemain, dengan formasi 4-3-3. Di depan, Djoko Susilo akan banyak mengandalkan tiga penyerang sekaligus, yang kemungkinan besar akan diisi oleh Gaston Castano, Marwan Sayedeh dan Claudio Pronetto.

Sedangkan di sektor tengah, tetap dipercayakan pada sosok Gustavo Chena, Agus Indra dan I Wayan Gangga Mudana. Sementara lini pertahanan kemungkinan besar akan di tempati oleh Anang Ma'aruf, Arthur Fret Assa, Lan Bastian serta Ade Suhendra. Dan posisi kiper sepertinya tetap dipercayakan pada Herry Prasetyo.

"Kami akan tampil full team. Kebetulan pada pertandingan nanti, tidak ada pemain yang didera cedera maupun terkena akumulasi kartu," jelas Djoko Susilo.

Disinggung mengenai kekuatan Persiwa Wamena saat ini, mantan arsitek Persela Lamongan itu langsung menyebut nama gelandang Erick Week Lewis dan striker Boakay Edy Foday. Dua pemain itulah, yang wajib diwaspadai oleh para pemain Gresik United, terutama para pemain belakang.

"Dua pemain tersebut merupakan roh permainan Persiwa saat ini, dan jangan lupa juga pelatihnya Gomes de Olivera yang bakal unjuk gigi dihadapan pengurus dan manajemen Gresik," ungkap Djoko Susilo.

Sosok pelatih asal Brasil yang kini menukangi Persiwa Wamena, Gomes de Olivera, memang tidak asing bagi jajaran pengurus dan manajemen Gresik United. Sebab mantan asisten pelatih Persebaya tersebut sempat gabung dan melakukan seleksi bagi skuad Gresik United jelang ISL bergulir, sebelum akhirnya diganti oleh Freddy Muli sebagai pelatih kepala di saat-saat terakhir. (gk-43)

Terkait