thumbnail Halo,

Van der Sar menilai Jepang bisa dijadikan contoh untuk pengembangan sepakbola di kawasan Asia.

Mantan kiper Manchester United dan Belanda Edwin van der Sar langsung menggelar coaching clinic beberapa saat setelah tiba di Jakarta yang diikuti sejumlah anak-anak di lapangan futsal markas besar Angkatan Udara.

Dalam coaching clinic yang berlangsung singkat tak lebih dari sepuluh menit itu, Van der Sar tampak santai menjalani kegiatannya. Pria berusia 41 tahun ini juga terlihat bercanda dengan peserta coaching clinic.

Di kegiatan tersebut, Van der Sar juga sempat menjadi kiper yang membendung eksekusi penalti sepuluh anak-anak. Selain membagi pengetahuannya mengenai bermain sepakbola, kehadiran Van der Sar di lapangan futsal itu sebagai tamu di turnamen Envirocal Cup 2012.

Van der Sar juga memberikan kata sambutan disela-sela acara coaching clinic yang bisa dijadikan modal bagi anak-anak dalam menggeluti sepakbola.

“Pemain muda harus bersabar jika ingin menjadi pemain kelas dunia. Matangkan teknik dasar, dan tidak takut mencoba berkarir di Eropa. Jepang bisa dijadikan contoh. Sepakbola mereka berkembang,” kata Van der Sar.

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.

Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:
Android Apple
Blackberry Windows

Terkait