thumbnail Halo,

Suharno menyebut, penampilan Sunarto dan Dicky Firasat tidak seperti biasanya.

Kemenangan Arema ISL atas Deltras Sidoarjo dengan skor 3-1 memuaskan banyak pihak. Di sisi lain, pertandingan Selasa lalu itu masih terdapat kekurangan yang harus segera dibenahi.

Kekurangan ini harus segera dibenahi karena dipartai selanjutnya skuad Singo Edan akan menghadapi lawan berat yaitu Sriwijaya FC, Sabtu (16/06). Untuk bisa kembali meraih poin, tentu saja masing-masing lini akan dilakukan evaluasi.

Salah satu evaluasi yang dilakukan oleh pelatih Arema ISL, Suharno adalah ketajaman lini depannya. Terlihat saat lawan Deltras, beberapa pemain di lini depan banyak sekali membuang peluang padahal seharusnya tercipta gol.

Suharno menyebut, penampilan Sunarto dan Dicky Firasat tidak seperti biasanya. "Belakang bisa disipilin, Sunarto dan Dicky tidak main jelek, tapi tidak bermain seperti biasanya, ada beberapa peluang yang tidak masuk," sesalnya.   

Untuk mengatasi itu, mantan pelatih Persiwa ini mengaku sudah melakukan pendekatan ke anak asuhnya dengan cara mengajak bicara dari hati ke hati. Dengan begitu, ia berharap mental pemainnya bisa bangkit. "Mudah-mudahan permainan anak-anak meningkat lawan Sriwijaya," ucapnya.

Untuk pertandingan melawan Laskan Wong Kito sendiri, skuad Arema ISL yang dibawa mencapai 18 pemain dan kemungkinan besar kekuatan terbaik akan dibawa karena tak ada yang terkena akumulasi kartu ataupun cedera. (onn/mia)


 

Terkait