thumbnail Halo,

Baryadi lebih bangga lagi karena Sriwijaya FC bisa meraih juara di saat terjadi kisruh di tubuh PSSI pusat.

Prestasi Sriwijaya FC saat ini yang berhasil memimpin klasemen sementara kompetisi Super Liga Indonesia dan tinggal selangkah lagi meraih juara, membuat bangga seluruh masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) termasuk Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumatera Selatan, HM C Baryadi.

Kepada GOAL.com Indonesia, mantan manajer Sriwijaya FC ini menyatakan kebanggaannya, Sriwijaya FC bisa mempertahankan tradisi juara seperti saat meraih juara Liga Indonesia  tahun 2007 lalu.” Saya sebagai ketua umum PSSI Sumsel bangga karena Sriwijaya FC bisa dan tetap mempertahankan tradisi juara,” katanya.

Baryadi lebih bangga lagi karena Sriwijaya FC bisa meraih juara di saat terjadi kisruh di tubuh PSSI pusat. ”Ditengah kisruh PSSI, Sriwijaya FC tetap bisa mengharumkan nama Sumsel. Kita harapkan kedepannya Sriwijaya FC tetap bisa mempertahankan juara dan kisruh dualisme PSSI juga bisa selesai sehingga Sriwijaya FC bisa tampil di Liga Champions Asia mewakili Indonesia,” ujar Baryadi.

Menurut Baryadi, kalau kisruh di PSSI belum selesai, sangat merugikan bagi Sriwijaya FC, karena meskipun Sriwijaya FC meraih juara ISL tetap tidak bisa tampil di kejuaraan tingkat Asia.

”Sriwijaya FC dinggap PSSI tidak mengikuti kompetisi resmi sehingga tidak akan didaftarkan PSSI ke Liga Champions Asia atau AFC Cup. Tapi kalau kisruh PSSI cepat selesai, bisa saja kita menyaksikan Sriwijaya FC berlaga di tingkat Asia.  Kalau belum juga selesai, meskipun musim ini juara ISL, kita tidak akan menyaksikan lagi Sriwijaya FC bermain di level Asia seperti sebelumnya” kata Baryadi.  

Selaku ketua PSSI Sumsel, Baryadi juga salut kepada manajemen Sriwijaya FC terutama kepada Presiden klub Dodi Reza Alex  yang telah mengorbankan pikiran, tenaga dan dana sehingga Sriwijaya FC bisa menghasilkan prestasi membanggakan.

” Terkhusus  kepada pak Dodi yang rela menjaminkan rumahnya demi membayar gaji pemain,” ujar Baryadi. (gk-42)

Terkait