thumbnail Halo,

Aeng Suarlan sudah tiga kali memimpin laga PSMS musim ini.

Perubahan perangkat pertandingan kembali terjadi sebelum dalam laga PSMS versus Arema, Sabtu malam (26/5). Wasit utama Aeng Suarlan yang penugasannya dadakan dan sempat dipertanyakan manajemen PSMS, akhirnya diganti menjadi wasit Olehadi.

Pergantian ini merupakan kali kedua, setelah sebelumnya, Aeng Suarlan tiba-tiba menjadi wasit utama yang ditunjuk menggantikan wasit Yandri. Sejatinya, Yandri adalah wasit utama yang semula ditugaskan dalam laga ini sesuai fax tertanggal 17 Mei 2012 ke manajemen PSMS.

Namun, dalam technical meeting kedua tim, Jumat (25/5) sore di Sekretariat Mess PSMS, Kebun Bunga, kehadiran Aeng Suarlan mengejutkan kubu tuan rumah. Tak disangka, hanya berselang beberapa jam, nama Aeng tidak lagi ada dalam jajaran perangkat pertandingan. Itu terlihat, saat fax lanjutan datang ke mess menjelang Jumat malam.

Sekretaris Tim PSMS, Fityan Hamdy menjelaskan, fax terakhir datang Jumat magrib. "Itu soal penunjukkan wasit utama menjadi Olehadi dan wasit tunggu Ramli Pahala (Bandung). Sedangkan, untuk dua asisten wasit tidak ada perubahan dari penunjukan awal. Namun, nama Aeng Suarlan sudah tidak ada lagi," ujarnya, Sabtu siang (26/5).

Fityan mengaku heran dengan perubahan dua kali dalam satu hari. "Fax awal itu 17 Mei, di mana Yandri jadi wasit utama dan Jerry Eli adalah wasit tunggu. Kemudian saat technical meeting, yang hadir Aeng Suarlan dan Olehadi sebagai wasit tunggu. Kemudian, Jumat pukul 16.00 WIB, sampai di kami fax penugasan Aeng Suarlan. Dan, setelah technical meeting atau menjelang Jumat magribnya, datang lagi fax perubahan. Di mana, Olehadi jadi wasit utama dan Ramli Pahala sebagai wasit tunggu dan nama Aeng sudah tidak ada," tuturnya.

Fityan menyebutkan, pihaknya tidak hanya protes soal sosok Aeng Suarlan, sehingga diduganya memicu pergantian ke sosok Olehadi. "Ini kan harus tertib administrasi. Kami klub diajarkan untuk tertib administrasi dalam hal apapun. Bahkan, hanya soal untuk perubahan jam tayang live yang harus diberitahu dua minggu sebelum hari H. Nah, ini (wasit) berubah begitu saja di hari yang sama, dan lucunya perubahan terakhir sesudah technical meeting," paparnya.

Fityan mengurai, pihaknya sempat tak percaya Aeng Suarlan pada Jumat kemarin yang hadir di meeting.
Aeng Suarlan sudah tiga kali memimpin laga PSMS musim ini. Dua laga di home dan away kontra Gresik United dan home lawan Sriwijaya.

"Kami protes sosok Aeng, karena dia punya track record yang tidak baik saat memimpin laga PSMS. Baik itu home ataupun away. Ya perubahan ke Olehadi ini, meski juga dadakan, kami harapkan nanti malam pertandingan berjalan lebih baik, dan berakhir aman," tukasnya. (gk-38)

Terkait