thumbnail Halo,

Catatan skuad Ayam Kinantan di lima partai putaran kedua jauh dari memuaskan.

Jelang menghadapi Persiba di Stadion Persiba, Kompleks Pertamina, Jumat (4/5), caretaker pelatih kepala PSMS, Suharto terus memantapkan persiapan skuadnya.

Sejauh ini, lini depan PSMS belum menunjukkan ketajamannya. Dari lima laga yang sudah dilakoni di putaran kedua, baru tiga gol tercipta, dua diantaranya melalui penalti dan satu melalui tendangan bebas. Dua gol dicetak Osas Marvelous Saha di laga tandang lawan PSPS dan laga kandang lawan Persidafon. Sedangkan, satu lagi dicetak Nastja Ceh melalui tendangan bebas, saat PSMS kalah 1-3 di Stadion Teladan.

Catatan selama lima partai putaran kedua juga belum memuaskan. Zulkarnain dkk baru mengemas empat poin dari  seri (1-1) di tandang lawan PSPS, kalah tandang 0-1 dari Persija, kalah di kandang 1-3 dari Deltras, menang di kandang 1-0 lawan Persidafon dan kalah 0-2 di tandang lawan Sriwijaya. Hingga kini dengan memasukkan tiga gol, Ayam Kinantan-julukan PSMS Medan, defisit gol dengan tujuh kemasukan gol.

"Kami memantapkan lini tengah agar suplai bola ke para striker bisa lebih banyak," ujarnya. Lini tengah PSMS, lanjut Suharto memang sedang proses penyesuaian, dengan pergantian beberapa pemain yang terdepak di putaran pertama. Ada dua gelandang di putaran pertama yang sebelumnya memegang peran vital dan kini tidak lagi bersama tim, yakni Luis Pena dan Inkyun Oh.

Kedatangan Nastja Ceh cukup membantu lini tengah PSMS, namun masuknya Shin Hyun Joon belum cukup padu, karena Shin baru bergabung di laga ketiga putaran kedua. "Kami yakin bisa memperbaiki kekurangan. Sehingga striker bisa mendapatkan suplai bola yang cukup banyak," ungkapnya.

Menghadapi Persiba Balikpapan, Suharto cukup sadar bukan perkara mudah. Performa tim Beruang Madu-julukan Persiba sedang naik. Tim tuan rumah belum terkalahkan di empat laga terakhir. "Kami akan terapkan barisan pertahanan yang kokoh dan didukung dua hingga tiga gelandang bertahan. Saya akan pakai satu gelandang yang punya kemampuan menyerang dan bertahan. Sehingga kontribusi suplai ke barisan depan tetap berjalan lancar. Ini yang kami stimulasikan," tutur pelatih berkepala plontos ini.

Meski lini tengah digenjot, Suharto juga mengatakan agar para penyerang bisa bermain lebih berani. "Kami bakal bermain simpel. Ada gelandang serang yang diintruksikan fokus mengalirkan serangkan ke lini pertahanan. Dengan ini, harapan kami, penyerang bisa lebih siap dan bisa menciptakan peluang lebih banyak," ucapnya.  (gk-38)

Terkait