thumbnail Halo,

Pelatih Kepala PSMS, Suharto mengatakan pihaknya sedang memantapkan persiapan untuk tur melelahkan.

Tak banyak waktu istirahat buat skuad PSMS, usai menjalani dua partai ISL di Stadion Teladan melawan Deltras (19/4) dan Persidafon (23/4).

Novi Handriawan dkk segera melakoni tiga partai tandang yang dimulai lawan Sriwijaya (28/4), Persiba Balikpapan (4/5) dan Gresik United (8/5). Skuad Ayam Kinantan-julukan PSMS, akan berangkat tur ke Pulau Sumatera, Kalimantan dan Jawa ini mulai Kamis (26/4).

Caretaker Pelatih Kepala PSMS, Suharto mengatakan pihaknya sedang memantapkan persiapan untuk tur melelahkan ini. Tantangan pertama fokus ditujukan pada Sriwijaya FC. Menghadapi Laskar Wong Kito-julukan Sriwijaya, PSMS masih harus tampil tak komplit. Sejatinya seluruh pemain bisa bermain tanpa akumulasi kartu. Hal yang jarang terjadi, skuad PSMS tanpa akumulasi kartu.

Sayangnya, kendala cedera masih menaungi tim ini. Dua pemain sayap, Denny Rumba dan Rahmad masih dibekap cedera dan diagendakan tidak akan dibawa ke tur ini.  Keduanya juga absen saat PSMS mengalahkan Persidafon. Sedangkan Zainal Anwar yang sebelumnya absen karena akumulasi, kini sudah bisa merumput.  "Mereka (Denny dan Rahmad) belum cukup fit, masih cedera. Mereka tidak dibawa," ujarnya.

Sedangkan, gelandang asal Korea, Shin Hyun Joon, diharapkan segera tampil. Meski diakuinya, secara umum, kondisi mantan pemain Deltras ini belum seratus persen fit. "Dia masih baru bergabung dengan tim ini. Kami terus memantau kondisinya. Jika memungkinkan, kami tentu ingin memainkannya. Saya tahu kualitas Shin, dia pemain yang bagus," tukasnya.

Selain itu, dua pemain naturasasi yang disebut sudah menjadi bagian PSMS,  Ruben dan Tonny Cussel dijadwalkan tiba di Medan, Rabu (25/4). Jika sesuai jadwal, keduanya akan langsung bergabung dengan tim dalam latihan sebelum berangkat tur.

Melawan Sriwijaya, Suharto mengatakan bukan tugas mudah. Tim lawan masih kokoh di puncak dan berhasil menahan PSMS 0-0 di putaran pertama di Stadion Teladan. "Kami tahu Sriwijaya lawan yang kuat. Mereka tim yang solid dan jauh sejak tiga musim ini sudah terbentuk timnya. Namun, tim yang kuat juga punya kelemahan. Paling tidak, evaluasi pertemuan di putaran pertama bisa jadi masukan. Kami ingin meraih poin di tur ini, setelah tidak memetik poin penuh di dua laga home di putaran kedua (kalah dari Deltras dan menang lawan Persidafon)," ungkapnya.

Firman Utina dkk, lanjutnya juga dikenal punya pemain dengan skill individu yang baik. "Untuk itulah, kami mewaspadai semuanya. Mereka punya striker yang bagus. Di semua lini baik. Kami mau menang, tapi juga harus realistis. Seri hasil yang cukup bagus buat kami. Tapi tentu tak memungkinkan kami bisa memang. Ini sepakbola, apapun bisa terjadi," papar pelatih kepala PSMS musim lalu ini.

Suharto sendiri meliburkan skuadnya latihan Selasa (24/4) setelah menjalani dua partai home. Suharto bersama tim pelatih dan seluruh pemain PSMS, hanya melakukan aktivitas renang di  Inna Dharma Deli Hotel Medan. “Agar mereka lebih relaks setelah bertanding. Dan bisa besoknya latihan lebih baik," pungkas pelatih berkepala plontos ini. (gk-38)

Terkait