thumbnail Halo,

Izin dari Kemenakertrans, ujar La Nyalla, membuktikan kepengurusannya pelan tapi pasti mendapatkan pengakuan dari pihak luar.

La Nyalla M. Mattalitti baru-baru ini menemui Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Muhaimin Iskandar, meminta bantuan agar izin kerja bagi pemain asing yang merumput di Liga Super Indonesia (LSI) dipermudah.

 "Beberapa waktu lalu saya menemui Menakertrans untuk membantu izin pemain asing. Alhamdulillah sudah teratasi," ujar La Nyalla, Jumat, (20/4).

Dalam pertemuan itu, kata La Nyalla, Muhaimin menyatakan akan membantu perizinan pemain asing LSI. "Dalam waktu dekat para pemain asing tidak akan dikejar imigrasi lagi. Mereka tak perlu khawatir," kata ketua umum PSSI yang terpilih lewat kongres luar biasa (KLB) di Ancol tersebut.

Izin dari Kemenakertrans, ujar La Nyalla, membuktikan kepengurusannya pelan tapi pasti mendapatkan pengakuan dari pihak luar. Sebelumnya ia sudah melaporkan hasil KLB Ancol kepada beberapa pihak, seperti Federasi Sepakbola Internasional (FIFA), Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), Menteri Koordinasi Politik dan Keamanan (Menkopolkam), Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Dewan Perwakilan Rakyat, dan Presiden Republik Indonesia.

"Saya sudah lapor kepada semua pihak agar kebenaran bisa terungkap. Bahkan kemarin, saat saya ke Kemenakertrans, beberapa pejabat kementerian titip salam kepada rekan-rekan di sini dan ingin dimasukkan ke dalam kepengurusan," kata La Nyalla.

Kunjungan La Nyalla Cs ke Kemenakertrans itu dipicu nasib 81 pemain asing LSI yang terancam dideportasi karena tidak mendapatkan perpanjangan visa kerja Indonesia. Kepengurusan PSSI Djohar Arifin Husin, yang sampai saat ini diakui FIFA, sampai saat ini enggan merekomendasikan perpanjangan visa kerja para pemain itu karena bermain di liga di luar federasi.

"Rekomendasi tidak mungkin dikeluarkan PSSI karena mereka berada di luar kompetisi PSSI. Perpanjangan visa mereka kemungkinan tidak akan didapatkan," ujar Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, Kamis (19/4).

Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) sebelumnya telah menyampaikan keberatannya kepada Djohar. CEO APPI, Valentino Simanjuntak, mempertanyakan sikap PSSI yang membedakan perlakuan pemain asing dengan pemain lokal LSI. Meski LSI disebut PSSI sudah diakui, tapi para pemain asingnya tidak diberi rekomendasi untuk memperpanjang visa kerja.

"Seharusnya pemain asing mendapat perlakuan sama seperti pemain lokal. PSSI kan sudah menyatakan mengakui LSI," kata Valentino. (gk-44)

Terkait