thumbnail Halo,

Sambutan dan aplus luar biasa diberikan ribuan penonton kepada Nil, yang dianggap berjasa mengangkat prestasi Semen Padang dalam dua musim terakhir.

Nil Maizar mendapat kado perpisahan yang manis dari anak asuhnya, setelah Semen Padang sukses mengalahkan Persebaya Surabaya 2-1 dalam lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI), Sabtu (14/4) malam di Stadion H. Agus Salim Padang.

Seperti diketahui ini adalah laga terakhir Nil Maizar menukangi SP, sekaitan dengan ditunjuknya pria 42 tahun itu sebagai pelatih timnas senior Indonesia oleh PSSI. "Syukurlah kita bisa menang, terima kasih pada pemain yang telah berjuang luar biasa hari ini," kata Nil, dalam jumpa pers usai laga.

Nil mengakui, timnya termotivasi memenangkan laga, karena Ellie Aiboy dkk memang ingin mempersembahkan kado perpisahan untuk Sang pelatih. "Saya memang meminta kepada pemain untuk memenangkan pertandingan untuk saya. Saya katakan pada pemain, berikan saya yang terbaik hari ini," kata Nil tentang kiatnya memotivasi pemainnya.

Terbukti, para punggawa SP bermain penuh semangat untuk mengalahkan Bajul Ijo. Kerja keras pemain berbuah manis, dengan dua gol dari Edward Wilson Junior dan Ferdinand Sinaga, diselingi gol balasan Persebaya dari Fernando Soler, membuat SP bisa memenangkan pertandingan.

"Walau saya mungkin untuk sementara ini tak bersama tim lagi, saya harap Semen Padang tetap konsisten, dan selalu tampil luar biasa di setiap pertandingan. Harapan saya, Semen Padang bisa mengakhiri kompetisi sesuai target yang diberikan manajemen," ujar Nil.

Suasana perpisahan tak hanya terasa dalam tim, tapi juga bagi ribuan suporter Semen Padang, yang memadati Stadion H. Agus Salim. Sambutan dan aplus luar biasa diberikan ribuan penonton kepada Nil, yang dianggap berjasa mengangkat prestasi Semen Padang dalam dua musim terakhir.

Bahkan, suasana makin mengharukan, ketika Nil Maizar membawa seluruh pemainnya berkeliling lapangan menemui kelompok-kelompok suporter Semen Padang seperti Spartacks dan The Kmers, serta ribuan pendukung SP lainnya.

Ditengah sambutan yang demikian hangat dan mendapat standing ovation dari para penonton, teriakan ucapan terima kasih terus ditujukan kepada Nil Maizar. Mereka berharap suatu saat pelatih jebolan PSSI garuda II itu akan kembali ke Semen Padang, setelah tugasnya di timnas selesai,

Sementara manejer Semen Padang Asdian mengatakan, betapa berat manajemen Semen Padang melepas Nil Maizar, tapi itu adalah panggilan negara yang harus dipenuhi."Kami hanya mendoakan, semoga Nil sukses di timnas. Kami juga paham betapa berat tugas yang yang harus diembannya ditengah kondisi sepakbola kita seperti sekarang," ucap Asdian.

Untuk pertandingan selanjutnya "Kabau Sirah" akan didampingi oleh pelatih senior, Suhatman Imam, yang sebelumnya adalah penasehat teknis. "Kita yakin, Suhatman adalah pelatih berpengalaman dan sudah memahami tim ini dengan detail. Saya kira Semen padang akan tetap stabil, kompak, dan solid,"kata Asdian.(gk-33)

Terkait