thumbnail Halo,

Gol tunggal PSAP U-21 dicetak Irfandani pada menit ke-60.

Skuad PSAP U-21 membuat kejutan dengan mengalahkan Persija U-21 dalam lanjutan Liga Indonesia U-21 grup D. Di pertandingan yang digelar di Stadion Teladan, Kamis (12/4) sore, PSAP U-21 mengalahkan Persija U-21.

Gol tunggal PSAP U-21 dicetak Irfandani pada menit ke-60. Dengan tambahan tiga angka ini, persaingan grup D semakin menarik. PSAP sudah mengemas tiga poin dari sekali kalah (dari PSMS 0-3) dan menang (1-0 atas Persija). Poin yang sama didulang Persija yang mengumpulkan tiga poin dari sekali menang (2-0 atas PSPS) dan sekali kalah.

Pada babak pertama, PSAP tampil cukup baik. Menempatkan lima gelandang, aliran dan suplai bola ke para striker cukup banyak. Namun, begitu banyak membangun serangan, tak membuahkan satu gol pun. Satu-satunya serangan yang nyaris gol, terjadi pada menit ke-32.  M Jamil Khairi yang menjadi eksekutor tendangan bebas melepaskan bola keras dan mendarat di pinggir kiri gawang Persija. Kiper Persija Adixi Lenzivio mampu menangkap bola tersebut.

Persija juga tampil dengan permainan cepat. Beberapa kali lini belakang PSAP, dibuat repot gelandang lincah bernomor punggung sembilan, Rudi Setiawan. Hingga turun minum, skor kedua tim masih 0-0.

Selanjutnya pada babak kedua, kedua tim memperagakan permainan keras dan cepat. Persija mencoba peruntungan lewat tendangan bebas Farid Ridwan, sepakan kerasnya bisa ditangkap Abdul Azis kiper PSAP pada menit ke-48.

Peluang Persija selanjutnya pada menit ke-50, saat umpan crossing dari tendangan bebas Rudi Setiawan disambut Farid Ridwan, tapi lagi-lagi diblok Abdul Azis.

PSAP ganti menyerang. Pada menit ke-53, M Jamil Khairi melepaskan tendangan jarak jauh, melenceng tipis di sisi kanan gawang Persija.

PSAP berhasil mengejutkan lini belakang Persija dan mencetak gol pada menit ke-60. Irfandani sukses melepaskan tendangan spekulasi dari dalam kotak penalti, tendangannya berhasil menggetarkan jala gawang Persija dan mengubah skor menjadi 1-0.

Ketinggalan satu gol, Persija terus menyerang. Skuad besutan Francis Wewengkang ini mendapatkan peluang pada menit ke-75, saat heading kapten Astino kembali mampu ditangkap kiper PSAP.

Menit ke-87, Persija nyaris menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Rudi Setiawan, namun sayang tendangan kerasnya membentur tiang gawang PSAP. Hingga pertandingan usai, skor 1-O bertahan.

Partai ini berlangsung sangat keras, beberapa kali pelanggaran dan protes mewarnai jalannya laga. Pada pertandingan ini, wasit Sudirman (Sidoarjo) mengeluarkan enam kartu kuning.

Pelatih PSAP U-21 T Anwar Kene, mengatakan cukup senang dengan permainan anak-anaknya hari ini. "Stamina anak-anak sudah membaik dibanding saat lawan PSMS kemarin. Kami cukup istirahat dan fit, makanya kami bisa meraih hasil baik," ujarnya usai pertandingan.

Namun, Anwar mengakui secara umum masih ada lini yang harus dievalusi, yakni lini depan. "Memang strikernya, seorang goal getter kurang," timpalnya. Tentang banyaknya kartu kuning, Anwar bilang hal biasa. "Anak-anak masih muda, mudah emosi. Walaupun sebenarnya tak harus sebanyak itu kartu kuning. Karena hanya bertabrakan langsung dikartu kuning," ungkapnya.

Sementara itu, pelatih Persija U-21 Francis Wewengkang mengatakan timnya kesulitan mengembangkan permainan, terutama saat ketinggalan gol. "Kami jadi kehilangan konsentrasi. Gaya permainan kami hilang. Apalagi ada tekanan yang cukup keras dari tim lawan. Kami akui permainan menurun, meski ada peluang di menit-menit akhir, kami kehilangan dan tidak fokus," pungkasnya. (gk-38)

>> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Semua Berita Sepakbola Indonesia

Terkait