thumbnail Halo,
PSMS U-21 Taklukkan PSAP U-21

PSMS U-21 Taklukkan PSAP U-21

Nina Rialita

Riki Ardiansyah terpaksa ditarik keluar karena cedera.

Tuan rumah PSMS Medan berhasil memenangkan partai perdana di Liga Indonesia U-21 Grup D. Ayam Kinantan U-21 meraih tiga angka usai menaklukkan PSAP dengan skor 3-0 di Stadion Teladan, Selasa (10/4).

Pada pertandingan ini, ketiga gol PSMS U-21 dicetak Riki Ardiansyah pada menit kelima, Sutrisno pada menit ke-47, dan Juanda Priyatna pada menit ke-74.

Pada babak pertama, kedua tim sudah bermain apik. Lini tengah kedua tim saling menyusun serangan, namun PSMS berhasil menceploskan gol cepat lewat Riki Ardiansyah. Sayang bagi pencetak gol ini, pada menit ke-18, Riki Ardiansyah terpaksa ditarik keluar karena cedera. Pemain bermain nomor punggung 34 ini jatuh di lubang drainase di pinggir lapangan. Lubang memanjang itu sudah ditutupi penutup berbahan karet, namun masih ada beberapa lubang yang terbuka.

Riki ditarik digantikan Ary Pratama, pemain yang magang di PSMS senior.

Pada menit ke-33, PSAP nyaris menyamakan skor, saat crossing Akmal, Fauzon berhasil mengancam gawang kiper PSMS, Airlangga Pribadi. Namun, sundulan pemain bernomor punggung 20 itu membentur mistar gawang. Hingga, pertandingan babak pertama usai skor 1-0 bertahan.

Selanjutnya babak kedua, PSMS menambah keunggulannya pada menit ke-47 lewat Sutrisno yang melakukan solo run dan berhasil mengecoh kiper PSAP Wahidul Qahar. Skor pun berubah menjadi 2-0.

Unggul dua gol,  PSMS berhasil menambah gol melalui Juanda Priyatna yang berhasil menyambar bola rebound hasil tendangan Sutrisno.

Hingga, pertandingan usai skor 3-0 bertahan. Dalam pertandingan ini, wasit Jerry Elli (Bogor) mengeluarkan empat kartu kuning. PSMS mendapatkan dua kartu kuning untuk Luis Irsandi pada menit 26 dan Ary Pratama menit 72, sedangkan PSAP oleh Martunis menit 27 dan Imam Aris Munandar menit 83. Caretaker pelatih kepala PSMS U-21 Zefrijal mengatakan sangat bersyukur bisa memenangkan pertandingan ini. "Ini menjadi cambuk untuk partai berikutnya lawan PSPS," ujarnya usai pertandingan.

Namun, dia menegaskan meski menang, masih banyak kekurangan timnya di pertandingan ini. "Secara keseluruhan pemain kami lumayan. Masih banyak kekurangan di babak pertama, permainan anak-anak masih monoton. Beruntung, di babak kedua permainan lebih hidup karena mereka mampu menjalankan intruksi pelatih," jelasnya.

Zefrijal juga menegaskan, tim lawan PSAP bermain cukup bagus. "PSMS bisa menang, karena kami bagus dalam memanfaatkan peluang. Meski memang ada banyak peluang yang terbuang, disebabkan anak-anak masih kurang percaya diri bahwa bisa melakukan itu (serangan)," tukasnya.

Tim PSMS, lanjutnya juga sangat berharap pencetak gol pertama di partai ini Riki Ardiansyah bisa sembuh. "Dia tadi cedera otot, karena lapangan. Mudah-mudahan bisa fit di partai berikutnya," ujar pelatih berusia 45 tahun ini.

Sedangkan, Pelatih PSAP T Anwar Kene mengakui kekalahan timnya, lantaran counter attack PSMS cukup bagus. "Counter attack PSMS bagus, dan barisan belakangan kami melakukan kesalahan saat mengantisipasinya," ujarnya.

Namun, Anwar juga mengeluhkan persiapan timnya sampai Medan yang sangat singkat dan membuat skuadnya kecapean. PSAP sampai ke Medan pukul 02.00 WIB Selasa dinihari. Dan tadi (Selasa siang), tim kami sudah siapp pukul dua siang, tapi baru dijemput (panitia) jam tiga siang," ungkapnya. (gk-38)

>> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Semua Berita Sepakbola Indonesia

Terkait