thumbnail Halo,

Benny Tomasoa mengatakan kepindahan venue tidak bisa dielakkan lagi.

Dampak demo massal anti kenaikan harga ВВМ di Medan masih mempengaruhi jadwal PSMS. Alhasil pertandingan PSMS versus Persija yang dijadwalkan live ANTV di 16.00 WIB di Stadion Teladan harus berganti venue ke Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserdang.

Sejatinya, dari hasil technical meeting pertemuan kedua tim di Mess Kebun Bunga PSMS, Kamis sore (29/3), opsi yang muncul adalah kick off pertandingan dimulai pukul 20.00 WIB atau diundur empat jam dari jadwal semula dan masih di Stadion Teladan.

"Pertandingan dimulai mulai pukul 20.00 WIB. Kapolda Sumut tidak memberikan izin untuk pertandingan sore hari di Teladan, karena masih rawan demo. Kalau di tempat atau stadion lain tidak ada masalah," ujar Syafril, Ketua panitia pelaksana pertandingan.

Namun, jadwal live yang sudah dirancang jauh hari yang bertepatan dengan hari ulang tahun ANTV membuat opsi lain bermunculan. Mengingat, ANTV sebagai pemegang hak siar juga sempat mengabaikan live saat PSMS versus PSPS (27/3).

Manajer PSMS, Benny Tomasoa menjelaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk mendapatkan win-win solution. Dan akhirnya Kamis malam, surat dari Badan Liga Indonesia resmi dikirim via email ke manajer kedua klub. Setelah email dari BLI turun, pihak PSMS masih belum bisa memutuskan kepastian. Namun, pukul 20. 15 WIB, Benny Tomasoa mengatakan kepindahan venue tidak bisa dielakkan lagi.

Surat dari BLI tertanggal 0589/Liga/111/2012 dengan perihal pemakaian Stadion Baharoeddin Siregar untuk pertandingan PSMS versus Persija. Dalam surat ini disampaikan pertandingan PSMS vs Persija pada tanggal 30 Maret 2012 pukul 15.30 WIB. Poin kedua, agar PSMS selaku tuan rumah berkoordinasi dengan pihak2 terkait, tim tamu, ANTV, pengelola Stadion Baharoeddin Siregar, aparat dan PSSI setempat sehingga berjalan dengan baik, tertanda tangan CEO PT Liga Joko Driyono.

Benny menjelaskan, pihaknya menuruti BLI dengan menghormati ANTV sebagai pemegang hak siar. "Pihak ANTV sudah jauh hari merancang ini, dan mereka mau memberikan kompensasi dengan segala kerugian. Semua juga tahu, kondisi ini dadakan karena situasi dan kondisi demo yang terus ada di Medan. Jadi kami mencari solusi terbaik," ungkapnya.

PSMS, lanjutnya memang harus bergerak cepat mempersiapkan semua. "Mudah-mudahan tidak ada gangguan," timpalnya.

Caretaker PSMS, Suharto AD mengatakan kepindahan venue sedikit banyak menganggu tim.

"Ya jadi seperti tidak main di rumah sendiri. Walau Deliserdang dekat dari Medan, tapi ya tidak akan sama dengan Teladan. Kami belum uji coba lapangan, kondisi yang sama dengan Persija. Namun, semua tergantung manajemen. Ini laga terakhir di putaran pertama, dengan tim kuat pula. Kami harapkan tetap bisa mempertontonkan pertandingan yang menarik," jelasnya.

Sementara itu, Uus Rusamsi, Produser Lapangan ANTV yang ditemui di Mess PSMS mengatakan, acara live sepakbola ini sudah diagenda jauh hari untuk hari Ultah ANTV. "Besok live bola dirangkai dengan acara puncak Ultah ANTV Samudera Karya. Kami malam ini harus mempersiapkan dan memastikan semuanya," ujarnya. (gk-38)

Terkait