thumbnail Halo,

Seleksi pemain Persik berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri.

Jeda kompetisi benar-benar dimanfaatkan oleh hampir semua klub yang berkompetisi di Indonesia. Semuanya saling berebut pemain dan mendatangkan pemain untuk diseleksi kualitasnya. Tak terkecuali Persik Kediri

Tim yang berkompetisi di Divisi Utama LPIS ini mendatangkan dua pemain asing untuk diseleksi dan diproyeksikan untuk memperkuat tim menghadapi putaran kedua kompetisi kasta kedua di Indonesia itu. Mereka, Worgu, mantan pemain PSAP Sigli dan Simone Quentiery, pemain yang sebelumnya merumput bersama PSIS Semarang.

" Worgu, pemain asal Kamerun performanya kurang. Sehingga kita pulangkan. Sedangkan satunya lagi belum tahu. Menurut pandangan saya, dia tipologi scond striker. Sedangkan yang kita cari adalah golgeter, yang bisa mencetak gol," ujar pelatih Persik, Djoko Malis Mustofa kepada GOAL.com Indonesia di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Rabu (21/3)

Masih kata Djoko, dia butuh tiga orang pemain untuk menggenapi skuadnya. Terdiri dari, satu pemain asing dan dua pemain lokal. Satu striker asing sebagai pengganti Elvis Coric yang mengalami cedera sehingga dicoret bersama empat pemain lainnya yakni, Dakmar, Nouvan, Sabani dan Febriansah. Sementara dua pemain lokal berposisi sebagai playmeker dan seorang penjaga gawang.

"Sudah keluar lima, rencananya masuk tiga. Dua pemain lokal yang kita butuhkan, seorang playmeker berkualitas dan penjaga gawang," imbuh Djoko. Dwi Kuswanto, bekas penjaga gawang Deltras Sidoarjo sudah, hari ini sudah mengikuti seleksi pemain Persik di Stadion Brawijaya.

Terpisah, pelatih kiper Persik, Sukrian mengatakan, masih menguji kemampuan Dwi Kuswanto baik secara individu maupun kerjasama tim. Dia belum bisa memutuskan apakah Dwi sesuai kriteria atau sebaliknya. Kata Sukrian, untuk melihat performa pemain seleksi membutuhkan beberapa waktu. Selain Dwi, sebenarnya ada satu pemain lokal lainya tengah ditunggu kedatangan. Ia adalah Sutaji, mantan pemain Persema Malang.

Seleksi pemain Persik sendiri berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Pelatih Djoko mengamati secara langsung para pemain baru yang melamar timnya. Tes dilakukan melalui traning fisik dan game. Tujuannya untuk melihat skill individu dan kerjasama pemain tersebut dalam sebuah kelompok. (gk-29)

Terkait