thumbnail Halo,

Sepakbola Indonesia kehilangan Rusdy Bahalwan...

Mantan pelatih timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya Rusdy Bahalwan meninggal dunia, Minggu (7/8).

Setelah bertarung melawan penyakit stroke dan degeneratif selama lima tahun terakhir, Rusdy menghembuskan nafar terakhir kira-kira pukul 22:30 WIB. Jenazah disemayamkan di rumah di kawasan Rungkut Mejoyo Selatan dan rencananya dimakamkan Senin sore.

Rusdy dikenal sebagai pelatih yang melakukan pendekatan moral. Tiga kunci sukses pembinaan pemain adalah menjauhi tangan-tangan kotor, bermental baik, dan istikamah. Tidak heran jika jurnalis senior Erwiyantoro menjuluki metode kepelatihan Rusdy sebagai "sepakbola profetik".

Di dunia kepelatihan, Rusdy menjadi pelatih terakhir asli Surabaya yang mampu mempersembahkan gelar juara liga Indonesia. Itu terjadi ketika Rusdy menangani Persebaya pada liga 1997. Sukses tersebut mengantarkan Rusdy ke kursi kepelatihan timnas yang bertarung di Piala Tiger 1998.

Jasa-jasa Rusdy di dunia sepakbola nasional meninggalkan bekas mendalam bagi kolega maupun para mantan pemainnya. Saat menderita stroke, publik sepakbola Indonesia berduyun-duyun menggelar kegiatan amal untuk membantu pengobatannya, seperti laga Charity Match Garuda Merah-Putih tahun lalu.


>> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Semua Berita Superliga Indonesia
>> Jadwal - Hasil - Klasemen ISL

Terkait