advertisement
Kisruh Kongres PSSI, Frank Van Hattum Sanggah Pernah Nyatakan Terancam
Frank van Hattum menyanggah pernah melansir pernyataan terkait kericuhan kongres PSSI.
Oleh Agung Harsya
Hannah Johnston
PSSI gagal menggelar kongres pemilihan ketua umum yang sedianya berlangsung Sabtu (26/3) lalu di Pekanbaru, Riau. Kongres berlangsung ricuh dan akhirnya urung dilaksanakan menyusul tekanan dari anggota Komisi Penyelamatan Persepakbolaan Nasional (KPPN). Tidak bisa menjamin keselamatan peserta, sekretaris jenderal PSSI Nugraha Besoes menyatakan kongres batal.
Di Bandara Internasional Syarif Kasim II, PSSI menggelar rapat darurat dengan perwakilan FIFA Frank van Hattum dan sekjen AFC Alex Sossay. Van Hattum dikabarkan menyatakan keselamatan dirinya terancam akibat kisruh tersebut. Tetapi, pria Selandia Baru yang menjabat sebagai presiden federasi sepakbola negaranya itu mengklarifikasi duduk perkara.
"Saya tegaskan sama sekali saya tidak melansir pernyataan apapun kepada media dan pernyataan yang dikaitkan dengan saya adalah berita palsu," tukasnya melalui surel yang diterima GOAL.com Indonesia.
Namun, Van Hattum menolak untuk mengomentari kekisruhan kongres yang dikhawatirkan berdampak sanksi FIFA terhadap Indonesia.
"Saya tidak berwenang menanggapi kongres PSSI. Posisi saya sebagai pengamat dan dengan demikian semua pernyataan harus melalui FIFA, yaitu melalui direktur asosiasi anggota dan pengembangan Thierry Regenass," ujarnya.
Van Hattum mengaku menerima banyak telepon, pesan, serta surel yang menanyakan perihal pembatalan PSSI. Lebih lanjut, Van Hattum berharap perbedaan di tubuh PSSI segera ditengahi.
Selasa ini, Pemerintah mengambil sikap tegas dengan menyegel aset negara yang selama ini digunakan PSSI, yaitu sekretariat PSSI di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Salinan isi surel Frank van Hattum berisi sanggahan tentang pernyataan yang tak pernah disampaikannya kepada media:
I have received a number of phone calls, texts and emails following the cancellation of the PSSI Congress.
I am not authorised to make any comments on the PSSI congress. My position was one of observer status and as such, all comment required of FIFA will be through Thierry Regenass - Director of Member Associations and Development. I also point out that I have made absolutely no statements to the Media and as such any statements attributed to me are false.
I thank you for keeping me informed of the situation and wish all parties every success in resolving the differences experienced.
Regards
Frank van Hattum
>> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Superliga Indonesia
Di Bandara Internasional Syarif Kasim II, PSSI menggelar rapat darurat dengan perwakilan FIFA Frank van Hattum dan sekjen AFC Alex Sossay. Van Hattum dikabarkan menyatakan keselamatan dirinya terancam akibat kisruh tersebut. Tetapi, pria Selandia Baru yang menjabat sebagai presiden federasi sepakbola negaranya itu mengklarifikasi duduk perkara.
"Saya tegaskan sama sekali saya tidak melansir pernyataan apapun kepada media dan pernyataan yang dikaitkan dengan saya adalah berita palsu," tukasnya melalui surel yang diterima GOAL.com Indonesia.
Namun, Van Hattum menolak untuk mengomentari kekisruhan kongres yang dikhawatirkan berdampak sanksi FIFA terhadap Indonesia.
"Saya tidak berwenang menanggapi kongres PSSI. Posisi saya sebagai pengamat dan dengan demikian semua pernyataan harus melalui FIFA, yaitu melalui direktur asosiasi anggota dan pengembangan Thierry Regenass," ujarnya.
Van Hattum mengaku menerima banyak telepon, pesan, serta surel yang menanyakan perihal pembatalan PSSI. Lebih lanjut, Van Hattum berharap perbedaan di tubuh PSSI segera ditengahi.
Selasa ini, Pemerintah mengambil sikap tegas dengan menyegel aset negara yang selama ini digunakan PSSI, yaitu sekretariat PSSI di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Salinan isi surel Frank van Hattum berisi sanggahan tentang pernyataan yang tak pernah disampaikannya kepada media:
I have received a number of phone calls, texts and emails following the cancellation of the PSSI Congress.
I am not authorised to make any comments on the PSSI congress. My position was one of observer status and as such, all comment required of FIFA will be through Thierry Regenass - Director of Member Associations and Development. I also point out that I have made absolutely no statements to the Media and as such any statements attributed to me are false.
I thank you for keeping me informed of the situation and wish all parties every success in resolving the differences experienced.
Regards
Frank van Hattum
>> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Superliga Indonesia
Terima kasih atas tanggapan Anda! Komentar tidak akan langsung tampil karena harus disaring moderator terlebih dulu.
Mohon tulis nama Anda!
Mohon tulis lokasi Anda!
Mohon tulis komentar Anda!
74 Tanggapan Anda
Iklan
Jelajahi GOAL.com
/* empty because this one does not have controls */?>
-
KARTUN: Andre Villas-Boas Di Ambang Pemecatan
Bak meniti tali tipis, Andre Villas-Boas mungkin sudah mulai menghitung sampai kapan ia bisa bertahan di kursi pelatih Chelsea.
-
VIDEO - Craig Bellamy: Target Liverpool Tiket Liga Champions
Tiket kembali ke Liga Champions lebih penting dibandingkan juara Piala Liga.
-
VIDEO - Isaac Cuenca: Victor Valdes Kiper Terbaik Di Dunia
Cuenca membela Valdes yang baru-baru ini diklaim sebagai 'kiper buruk' dari Diego Maradona.
-
PROFIL: Hengky Ardiles, Terlambat Mencicipi Timnas
Bek kanan Semen Padang FC ini baru mendapat 'undangan" berkostum merah putih, ketika usianya sudah hampir 32 tahun.
-
VIDEO: Chelsea Umumkan John Terry Jalani Operasi
Kapten Chelsea ini terancam absen hingga dua bulan.
Iklan
Iklan