thumbnail Halo,

Setelah melalui pertandingan yang cukup ketat, tim futsal SMA 36 Jakarta Timur akhirnya tampil sebagai yang terbaik di ibukota.

Oleh Yuslan Kisra

Tim futsal SMA 36 Jakarta Timur (foto) sukses mencatatkan diri yang terbaik di ibukota, setelah di babak final turnamen futsal antar sekolah menengah atas se-DKI Jakarta, mengalahkan rival terberatnya SMA 110 Jakarta Utara 5-4 di Palad Futsal, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (16/11) petang.

Dengan demikian, Riyanto dan kawan-kawan berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp3 juta dan piala tetap serta bea siswa senilai Rp100 juta dari Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIPAN), sebagai penyelenggara turnamen yang berlangsung dua hari dengan menggunakan sistem gugur ini.

Sementara SMA 110 yang tampil sebagai runner-up menerima hadiah uang pembinaan Rp2 juta plus piala. Sedangkan untuk SMK Kencana yang tampil diperingkat ketiga mendapatkan hadiah uang pembinaan Rp1 juta dan juga piala, serta SMK Malaka diurutan keempat yang hanya menerima uang pembianaan Rp500 ribu, tanpa mendapatkan piala.

Menurut ketua panitia pelaksana (Panpel) turnamen futsal antar SMA se-DKI Jakarta Rizal Hafid, karena baru pertama kali digelar, sehingga pihaknya baru mengikutkan 32 tim. Meski demikian, ia memastikan peserta yang tampil dalam kejuaraan yang sekaligus rangkaian ulang tahun STIPAN yang kelima, tetap berbobot. Sebab pesertanya adalah mereka yang selama ini selalu mendominasi juara antar sekolah.

"Harapan kami memang dari ajang ini lahir pemain futsal yang handal utamanya dari kalangan pelajar yang ada di DKI Jakarta," jelas Rizal kepada wartawan di temui di sela-sela pelaksanaan turnamen futsal yang melibatkan 320 orang siswa tersebut.

Selain itu lanjut pria yang akrab di sapa Daeng, tujuan utama menggelar ajang ini untuk menekan angka kenakalan remaja. Antara lain tawuran antar sekolah yang selama ini marak terjadi di ibukota, serta penyalahgunaan obat terlarang di kalangan siswa.

Senada dengan itu, ketua STIPAN Dr. Ir. Joedomo Setyawan, MM menyatakan pihaknya akan menjadikan turnamen futsal antar sekolah menengah atas ini sebagai agenda rutin setiap tahun. Untuk itu, ia memastikan bakal kembali menggelar even yang sama tahun depan. Tentunya dengan melibatkan peserta yang lebih banyak. Bahkan jika mungkin akan mengundang sekolah lain yang berada di sekitar Jakarta.

Terkait