thumbnail Halo,

Komite Eksekutif UEFA memastikan 13 kota di penjuru Eropa akan menjadi tuan rumah Piala Eropa 2020.


OLEH   M YANUAR F     Ikuti @mohammadyanuar di twitter
Putaran final Piala Eropa 2020 akan dilangsungkan di 13 kota di seluruh penjuru Eropa.

UEFA memastikan hal itu setelah komite eksekutif memfinalisasi keputusan tersebut pada pertemuan pertama di tahun 2013 di Nyon, Swiss.

Komite eksekutif UEFA, yang dipimpin Michel Platini, menyetujui konsep perhelatan akbar sepakbola Eropa di 13 kota tersebut, di antaranya pertandingan akan dibagi menjadi 13 paket berbeda, dengan 12 paket, termasuk di antaranya tiga laga fase grup dan satu fase gugur, dan satu paket lagi untuk laga semi-final dan final.

Selain itu, UEFA juga memastikan bahwa satu negara Eropa hanya akan diwakili satu kota untuk setiap 13 paket yang ada. Untuk laga semi-final dan final, akan dilangsungkan di satu stadion.

Untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah, setiap asosiasi sepakbola negara boleh mengajukan dua tawaran tuan rumah, satu untuk paket biasa, dan satu lagi untuk paket laga semi-final dan final.

Setiap asosiasi bisa mengajukan satu kota untuk dua tawaran tersebut, atau dua kota yang berbeda.

UEFA memastikan akan menggunakan standar yang ketat untuk setiap asosiasi bisa mengajukan kota mereka sebagai tuan rumah, seperti stadion dengan kapasitas minimal 70,000 tempat duduk untuk laga semi-final dan final, 60,000 tempat duduk untuk laga perepat-final, 50,000 untuk babak 16 besar dan fase grup.

UEFA juga menegaskan semua tim yang akan ambil bagian di putaran final Piala Eropa 2020 harus ambil bagian dalam kualifikasi, termasuk 13 negara yang nantinya akan menjadi tuan rumah.

Komite eksekutif UEFA juga sudah menyiapkan aturan dan waktu untuk pengajuan tawaran sebagai tuan rumah.

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda: