thumbnail Halo,

Pelatih Marc Wilmots menilai ada beberapa aspek yang harus diperbaiki Belgia.

GOAL.com Indonesia   OLEH
AGUNG HARSYA

Belgia mengawali kualifikasi Piala Dunia 2014 dengan kemenangan 2-0 di markas Wales, Jumat (7/9) lalu.

Kemenangan itu mengawali pula tekad Belgia menembus putaran final Piala Dunia setelah absen sejak 2002. Meski mampu mengemas poin maksimal, pelatih Marc Wilmots memberikan catatan yang harus dibenahi sepanjang sisa kualifikasi.

"Pertandingan yang sulit. Kami terbelah antara dua pilihan, terus menyerang atau mempertahankan keunggulan," ujarnya usai pertandingan.

"Tapi kami mampu tampil sangat fokus. Terima kasih kepada Thibaut Courtois, yang tak banyak beraksi, tapi mampu tampil saat dibutuhkan."

Wilmots menggarisbawahi lini depan Belgia yang tak mampu membongkar sepuluh pemain tuan rumah. Bek Wales James Collins memperoleh kartu merah pada menit ke-26 setelah melanggar Guillaume Gillet. Keunggulan jumlah pemain "hanya" mampu dimanfaatkan Belgia dengan mengemas dua gol, itupun melalui sumbangan dua beknya, Vincent Kompany dan Jan Vertonghen.

"Lini depan kami terlalu santai. Ini akan diperbaiki saat menghadapi Kroasia [Selasa lusa]. Banyak aspek yang bisa kami benahi," imbuh Wilmots.

"Saya memilih Kevin Mirallas karena memberikan kedalaman, tapi situasi berubah ketika kartu merah terjadi. Wales menumpuk pemain bertahan dan kami terpaksa harus memanfaatkan sektor sayap."

Belgia akan menjamu Kroasia pada laga berikutnya, sedangkan Wales menantang tuan rumah Serbia.

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait