thumbnail Halo,

Paolo Di Canio menyebut Mario Balotelli tidak bermain untuk Italia, tetapi untuk dirinya sendiri.

Paolo Di Canio menilai striker tim nasional Italia Mario Balotelli layak untuk dihukum atau ditampar oleh pelatih Cesare Prandelli.

Di Canio menilai striker Manchester City tersebut bermain terlalu egois dan kurang mau bekerja sama dengan rekan-rekan lainnya.

"Balotelli adalah pemain egois. Dia layak mendapatkan banyak tamparan," ujar pelatih Swindon Town tersebut kepada Sky Sport 24.

"Menghadapi Jerman dia melakukan dua hal bagus [mencetak dua gol], tetapi pada akhirnya saya melihat seorang pemain yang hanya menunggu untuk merayakan kemenangan. Balotelli tidak bermain untuk tim, dia bermain untuk dirinya sendiri."

"Dia orang egois, yang berpikir dunia berputar mengelilingi dirinya. Untuk orang seperti Balotelli, dia layak mendapatkan banyak tamparan daripada tepukan di pundak dari Prandelli, karena dia masih muda."

Pelatih berusia 43 tahun tersebut kemudian memuji rekan Balotelli, Antonio Cassano. Di Canio menilai striker AC Milan tersebut adalah sosok kunci Gli Azzurri.

"[Cassano] sangat berguna untuk Prandelli. Dia memimpin tim nasional mencapai final," pungkasnya.



Ikuti perkembangan terkini Euro 2012 di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Piala Eropa, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Euro 2012.

Terkait