thumbnail Halo,

Daniele De Rossi menjadi pemain Roma yang paling bersinar sepanjang Euro 2012.

Tidak banyak pemain Roma yang berlaga di Euro 2012, yaitu hanya empat pemain. Mereka adalah Fabio Borini, De Rossi, Maarten Stekelenburg dan Simon Kjaer. Itu pun Kjaer berstatus sebagai pemain pinjaman dari Wolfsburg. Hanya dua pemain mereka yang masuk skuad tim Italia yang didominasi pemain AC Milan dan Juventus.

Namun De Rossi termasuk pemain inti, begitu juga dengan Stekelenburg dan Kjaer. Sedangkan Borini sama sekali tak pernah dimainkan oleh pelatih Cesare Prandelli. Bisa dibilang De Rossi yang cukup bersinar karena ikut berjasa membawa timnya lolos ke laga final sebelum dikalahkan Spanyol.

Posisi pemain berusia 28 tahuh ini sepertinya masih akan sulit tergeser, apalagi ia mampu bermain baik saat ditempatkan menjadi pemain belakang. Ia mampu menetralkan lini tengah Spanyol saat berhadapan di babak penyisihan grup.

Stekelenburg yang mendapat banyak pujian di Piala Dunia 2010, kali ini performanya termasuk menurun seiring dengan kegagalan Belanda di babak penyisihan grup. Namun ia tak bisa sepenuhnya disalahkan karena lini belakang timnya sangat rapuh dan mendapat banyak kritikan.

Sedangkan Kjaer menjadi andalan utama lini belakang Denmark bersama dengan kapten tim Daniel Agger. Sayangnya, Denmark senasib dengan Belanda, gagal melaju ke perempat-final. Kjaer bermain buruk saat timnya kalah 3-2 dari Portugal.


MAARTEN STEKELENBURG | BELANDA

STATISTIK STEKELENBURG  DI EURO 2012
 
JUMLAH PENAMPILAN:
JUMLAH MENIT BERMAIN:
PENYELAMATAN:
CLEAN SHEET:
3
270
13
0
 RATA-RATA RAPOR PEMAIN
2,66 Bermain cukup sigap tapi kurang konsisten. Tampil bagus saat melawan Portugal tapi dikecewakan lini belakang timnya yang sangat rapuh.
Posisi kiper di tim Belanda dalam sekitar dua dasawarsa terakhir identik dengan Edwin van der Sar. Banyak yang memprediksi mereka akan kesulitan mencari pengganti mantan kiper Ajax, Juventus dan Manchester United tersebut.

Namun setelah itu muncul nama Stekelenburg yang langsung mencuat dan menarik perhatian karena kerap membuat penyelamatan gemilang dan hampir selalu mengambil posisi dengan tepat. Ia bahkan sempat digadang-gadang akan menjadi pengganti Van der Sar di United, tapi akhirnya berlabuh di Roma.

Walaupun telat bersinar, pemain berusia 29 tahun ini setidaknya bisa sedikit menutupi kelemahan Belanda di lini belakang. Ia berjasa besar membawa timnya melaju sampai final Piala Dunia 2010 dan hanya kalah tipis 1-0 dari Spanyol.

Di Euro 2012 ini, performa Stekelenburg termasuk kurang konsisten dan tidak segemilang dua tahun lalu. Ia tak banyak melakukan penyelamatan saat melawan Denmark tapi akhirnya timnya kalah 1-0. Sementara saat melawan Jerman, ia melakukan beberapa penyelamatan penting tapi gagal menghadang usaha Mario Gomez yang membuat dua gol.

Saat laga penentuan melawan Portugal, Stekelenburg tampil lebih baik tapi lagi-lagi permainan cemerlang seorang Cristiano Ronaldo membuat ia harus kebobolan dua gol.

Stekelenburg total membuat 13 penyelamatan tapi kebobolan lima gol dalam tiga laga. Lini belakang Belanda memang 'berperan' besar membuat gawangnya kebobolan, tapi ia juga harus lebih meningkatkan performanya karena Tim Krul bisa saja mengancam posisinya.

DANIELE DE ROSSI | ITALIA

STATISTIK DE ROSSI DI EURO 2012
 
JUMLAH PENAMPILAN:
JUMLAH MENIT BERMAIN:
GOL:
ASSIST:
6
530
0
0
 RATA-RATA RAPOR PEMAIN
3,25 Tampil cukup konsisten dan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi timnya. Bermain tidak seperti biasanya saat di final, tapi di pertandingan lainnya peran De Rossi sangat besar dan berpengaruh positif.
Kiprah Mario Balotelli dan Andrea Pirlo di tim Italia lebih banyak menghiasi media, kedua pemain itu dinilai sangat berjasa membawa Italia melaju sampai partai final. Namun pemain yang tampil konsisten dan punya peran tak kalah penting adalah De Rossi.

Lini belakang Italia dinilai bermasalah karena banyak pemain yang mengalami cedera. Prandelli bahkan melakukan spekulasi dengan menempatkan De Rossi sebagai pemain belakang, sedikit di depan trio bek sentral.

Eksperimen itu ternyata membuahkan hasil positif. Spanyol gagal mengembangkan permainan di laga perdana dan kedua tim bermain imbang 1-1. De Rossi terpilih sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.

Pemain yang ikut membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006 ini juga bermain gemilang saat menghadapi Irlandia dan Inggris. Tapi yang paling krusial adalah saat menghadapi Jerman di semi-final. Lini tengah Jerman, terutama pergerakan Bastian Schweinsteiger mampu dilumpuhkan De Rossi, padahal kondisinya tidak terlalu fit saat itu.

Sayangnya di laga final, Italia gagal mengimbangi Spanyol dan kalah telak 4-0. Performa De Rossi menurun meskipun tetap tampil ngotot dan tak kenal lelah seperti biasanya.

3,25
Tampil cukup konsisten dan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi timnya. Bermain tidak seperti biasanya saat di final, tapi di pertandingan lainnya peran De Rossi sangat besar dan berpengaruh positif.


SIMON KJAER | DENMARK

STATISTIK KJAER DI EURO 2012
 
JUMLAH PENAMPILAN:
JUMLAH MENIT BERMAIN:
GOL:
ASSIST:
3
270
0
0
 RATA-RATA RAPOR PEMAIN
3,00 Bermain cukup solid dalam tiga laga yang memang tidak mudah. Tampil kurang baik dalam pertandingan kedua melawan Portugal, tapi itu karena strategi permainan terbuka yang diterapkan pelatih.
Sebelum kejuaraan dimulai, Kjaer dinilai akan menjadi titik lemah Denmark di lini belakang karena performanya dianggap sedang menurun. Ditambah lagi, tim besutan Morten Olsen itu tergabung dalam grup maut bersama Belanda, Portugal dan Jerman.

Namun di laga perdana, Kjaer tampil solid dan kokoh. Bersama Agger, keduanya bahu-membahu menghalau serangan para pemain Belanda. Denmark pun menang 1-0 dan membuat kejutan besar di Euro 2012.

Sayangnya, Kjaer gagal mengulangi penampilan hebatnya saat menghadapi Portugal. Walaupun tidak mencetak gol, tapi Cristiano Ronaldo beberapa kali mengungguli Kjaer dan mengirimkan umpan-umpan berbahaya.

Denmark yang bermain terlalu terbuka kalah tipis 3-2 dan kemudian harus mengakui keunggulan Jerman di laga terakhir. Kjaer sudah berusaha tampil maksimal di pertandingan melawan Jerman tapi serangan yang bergelombang dari tim Panzer membuat gawang Denmark kebobolan dua kali.

Walaupun gagal, setidaknya Denmark tidak menempati posisi juru kunci. Kjaer pun setidaknya mampu memperlihatkan kalau ia belum habis. Pemain berusia 23 tahun ini masih punya masa depan yang cerah dan akan bertambah matang seiring dengan pertambahan usianya.


Ikuti perkembangan terkini Euro 2012 di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Piala Eropa, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Euro 2012.

Terkait