thumbnail Halo,

Andrea Pirlo dan Xavi Hernandez akan menjadi inspirator di lapangan tengah dalam laga final Spanyol melawan Italia dini hari nanti.

''Kami memiliki gelandang dengan kualitasnya yang mumpuni. Kami bisa bergerak leluasa dan menekan lawan karena kami memiliki seorang pemain hebat. Dialah Andrea Pirlo.''

Begitulah pelatih Italia Cesare Prandelli memberikan penilaian terhadap sosok Pirlo di lapangan tengah Italia. Di usianya yang telah menapak 33 tahun, Pirlo tetap menunjukkan kepiawaian sekaligus kecerdikannya dalam mengatur irama permainan bagi skuat Azzurri.

Sepanjang turnamen ini, Pirlo telah menunjukkan perannya yang cukup besar. Bahkan dalam rangking pemain yang dikeluarkan oleh GOAL.com, gelandang milik Juventus ini menempati posisi teratas dengan nilai rata-rata 3,5.

Pirlo telah menunjukkan perannya yang begitu sentral bagi Italia. Tak cuma kontribusi dalam membuka celah kepada rekan-rekannya, ia juga sangat piawai dalam mengeksekusi bola-bola mati.

Di penyisihan grup C, aksi tersebut sempat ia tunjukkan. Di kala melawan Kroasia, tendangan bebasnya menjadi gol tunggal saat melawan Kroasia yang berakhir dengan skor 1-1.

Hal serupa juga ia tunjukkan kembali saat bertemu Inggris di perempat-final silam. Dalam laga tersebut ia juga menorehkan rekor memberikan 117 kali umpan. Lalu yang tak akan terlupakan adalah gaya tendangan penalti Panenka di kala meloloskan Italia dalam drama adu penalti melawan Inggris.


ANDREA PIRLO vs. XAVI HERNANDEZ
 
19 September 1979 (32 Tahun) TANGGAL LAHIR
25 Januari 1980 (32 Tahun)
177 cm/68 kg TINGGI/BERAT BADAN 170 cm/68 kg
2002 DEBUT INTERNASIONAL
November 2000
5 (480) PENAMPILAN (MENIT) 5 (446)
1 GOL 0
     
     

Hal yang tak berbeda juga ditunjukkan oleh Xavi. Playmaker milik Barcelona ini juga selalu menunjukkan peran pentingnya bagi kesuksesan Spanyol di turnamen ini.

Sukses yang telah diperoleh oleh Spanyol dalam beberapa tahun terakhir ini memang tak bisa dilepaskan dari sosok Xavi. Saat La Furia Roja untuk kali pertama memenangkan gelar Euro, Xavi juga menjadi inspirator penting bagi sukses negaranya.

Meski dalam rangking index nama Xavi masih berada di bawah Cesc Fabregas, namun aliran bola yang datang dari kakinya selalu saja bisa menjadi ancaman bagi pertahanan setiap lawan. Ia juga memiliki kemampuan membaca permainan yang cukup berpengalaman.

Jadi tak heran rasanya jika dalam duel final Euro 2012 nanti, kedua sosok gelandang ini patut untuk diperhatikan. Siapa yang paling cerdik diantara keduanya, boleh jadi bakal menjadi penentu pemenang dari partai puncak nanti.

Ikuti perkembangan terkini Euro 2012 di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Piala Eropa, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Euro 2012.

Terkait