thumbnail Halo,

Laga sudah seharusnya dituntaskan dalam 90 menit, atau 120 menit, tapi tidak sampai ke adu penalti. Mengapa?

Italia dan Spanyol memastikan diri lolos ke final Piala Eropa 2012. Itu berarti keduanya akan bertemu di stadion Olimpiade, Kiev, Ukraina pada 1 Juli.

Langkah Italia dan Spanyol ke partai final kurang lebih sama. Spanyol hanya mencatat satu kemenangan lebih banyak dibanding Italia, yang sempat tertahan dua kali di babak grup.

Italia dan Spanyol juga sama-sama pernah mengalami fase menegangkan menghadapi skenario adu penalti.

RAPOR ADU PENALTI
Spanyol
5-4
Denmark (Euro 1984)
4-5
Belgia (Piala Dunia 1986)
2-4
Inggris (Euro 1996)
3-2
Irlandia (Piala Dunia 2002)
3-5
Korsel (Piala Dunia 2002)
4-2 Italia (Euro 2008)
4-2
Portugal (Euro 2012)
Italia lebih dulu merasakannya. Dalam upaya menembus babak semi-final, Inggris harus ditaklukkan di babak delapan besar. Kegagalan duo Ashley, Young dan Cole, menjadi eksekutor yang akhirnya menentukan keberhasilan Italia.Spanyol melewati momen menegangkan tersebut saat menghadapi Portugal di semi-final.

Secara statistik dan sejarah Spanyol dan Italia di turnamen besar Piala Dunia dan Piala Eropa, dalam tujuh momen terakhir, Spanyol lebih beruntung dibanding Italia.

Sebelum menang 4-2 atas Portugal kemarin, Spanyol juga menang atas Italia di babak perempat-final Piala Eropa 2008, juga dengan skor yang sama.

Di Piala Dunia 2002, Spanyol dua kali menjalani momen adu penalti. Yang pertama di babak 16 besar melawan Republik Irlandia, yang berakhir dengan kemenangan 3-2. Tapi di babak perempat-final, Spanyol ditekuk Korea Selatan dengan skor 5-2.

Pada Piala Eropa 1996, Spanyol juga merasakan kekalahan, ketika menghadapi Inggris di babak perempat-final dengan skor 4-2. Demikian juga di babak perempat-final Piala Dunia 1986 saat menghadapi Belgia, di mana Spanyol kalah dengan skor 4-5. Dua tahun sebelumnya, di semi-final Piala Eropa 1984, Spanyol bisa menang 5-4 atas Denmark.

RAPOR ADU PENALTI
Italia
3-4
Argentina (Piala Dunia 1990)
2-3
Brasil (Piala Dunia 1994)
3-4
Prancis (Piala Dunia 1998)
3-1
Belanda (Euro 2000)
5-3
Prancis (Piala Dunia 2006)
2-4 Spanyol (Euro 2008)
4-2
Inggris (Euro 2012)
Sementara rekor Italia tiga kali menang dan empat kali kalah. Selain Inggris di perempat-final Piala Eropa 2012, Prancis dan Belanda menjadi lawan yang ditaklukkan Italia lewat adu tos-tosan. Prancis ditundukkan Italia di final Piala Dunia 2006 dengan skor 5-3, sedangkan Belanda ditekuk di semi-final Piala Eropa 2000.

Sedangkan kekalahan Italia di babak adu penalti adalah ketika menghadapi Spanyol di perempat-final Piala Eropa 2008 dengan skor 4-2, Prancis di perempat-final Piala Dunia 1998, Brasil di final Piala Dunia 1994 dengan skor 3-2 dan semi-final Piala Dunia 1990 menghadapi Argentina dengan skor 4-3.

Dari catatan rekor tersebut, faktor dewi fortuna memegang kendali penting atas kesuksesan tim yang bertanding.

Psikologi, kesiapan mental dan fisik memegang peran khusus memang, tapi tidak mutlak. Tak ada yang menyanggah juga bahwa pemain Italia dan Spanyol sama-sama memiliki kualitas tersendiri untuk menjadi eksekutor, dan mereka memiliki pengalaman yang cukup untuk menjalani adu penalti.

Tapi, bagaimanapun juga, dewi fortuna juga memiliki andil dalam hal ini. Tinggal melihat saja apakah Italia dan Spanyol mau menyerahkan nasib dan keberhasilan mereka pada 'Sang Dewi'.






Ikuti perkembangan terkini Euro 2012 di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Piala Eropa, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Euro 2012.

Tendangan Bebas

Menurut Anda, siapa yang bakal menjuarai Euro 2012?

Terkait