thumbnail Halo,

Berstatus sebagai unggulan, Spanyol punya banyak cara untuk bisa mewujudkan ekspektasi publik saat menghadapi Portugal.

Dinihari nanti, Spanyol akan melakoni ujian berat berikutnya dengan menghadapi Portugal di babak semi-final Piala Eropa 2012.

Di atas kertas, Spanyol diunggulkan untuk bisa melenggang ke final, untuk menghadapi pemenang duel Jerman Italia. Tapi Spanyol juga tahu lawan yang mereka hadapi tidak mudah ditaklukkan.

Portugal bukan tim yang bisa dianggap remeh. Buktinya, merekalah yang bisa lolos dari fase grup saat dikelompokkan dengan raksasa Eropa, seperti Denmark dan Belanda.

Portugal juga memiliki pemain-pemain kelas dunia, sebut saja Cristiano Ronaldo, Luis Nani, Pepe, Raul Meireles dan masih banyak lagi lainnya.

Pemain seperti Andres Iniesta dan Vicente Del Bosque juga sudah menyatakan akan mewaspadai secara penuh pemain-pemain yang ada di skuat Portugal. Dan mereka memang harus melakukannya, karena itu adalah salah satu syarat untuk bisa mencatat kemenangan.

GOAL.com Indonesia mencoba menganalisa cara Spanyol untuk bisa mengungguli Portugal.

MENGUASAI SISI SAYAP LAPANGAN
Portugal adalah tim yang berbakat. Pemain seperti Joao Moutinho, Pepe dan Miguel Veloso adalah jaminan mutu.

Tapi yang harus diwaspadai adalah dua pemain sayap yang ada di skuat Portugal, Cristiano Ronaldo dan Luis Nani. Dari merekalah banyak gol tercipta di Piala Eropa 2012.

Itu berarti menjadi tugas Alvaro Arbeloa dan Jordi Alba untuk mematikan Ronaldo. Tapi dua bek sayap Spanyol itu tak bisa bekerja sendiri. Gerard Pique dan Sergio Ramos juga harus membantu, dengan Sergio Busquets harus waspada di setiap detik pergerakan Ronaldo dan Nani, untuk menutup ruang yang ada.

Jika pemain ini bisa mematikan pergerakan Ronaldo dan Nani, otomatis Portugal akan kesulitan mengembangkan permainan mereka. Tinggal bagaimana pemain depan mengkonversi setiap kesempatan menjadi gol.

MENGUJI KIPER
Harus diakui pemain Spanyol andal dalam memainkan bola dari kaki ke kaki. Tapi untuk urusan menendang ke arah gawang, skuat La Furia Roja terbilang tim yang pelit.

Mulai dari Xavi Hernandez, Andres Iniesta, David Silva, hingga Cesc Fabregas lebih senang menendang ketika bola sudah mendekati gawang. Hanya Xabi Alonso yang sesekali menguji kiper lawan, sesekali.

Karena itulah pemain Spanyol harus banyak menguji peruntungan mereka lewat tendangan jarak jauh, mengetes apakah Rui Patricio cukup sigap dan andal mengamankan gawangnya, atau menjadi pemain yang ceroboh.



MINIMALKAN KEHILANGAN BOLA
Spanyol bukannya tim tanpa kekurangan. Mereka andal dalam memainkan bola dari kaki ke kaki, tapi begitu kehilangan bola dan mendapat serangan balik cepat, pemain Spanyol langsung gelagapan mengamankan daerahnya sendiri.

Hal itu yang rencananya akan dimaksimalkan Portugal untuk bisa mencuri kemenangan. Apalagi Portugal punya pemain dengan kecepatan dan akurasi tendangan berkualitas tinggi pada Ronaldo dan Nani.

Karena itulah Spanyol harus bisa meminimalkan kesalahan dalam permainan dari kaki ke kaki, juga mengamankan lini per lini mereka. Pemain juga harus dalam posisi yang tepat untuk bisa memotong serangan balik Portugal.

Pemain seperti Sergio Busquets dan David Silva menjalankan tugas ini dengan baik saat menghadapi Prancis. Tapi Spanyol harus bisa lebih baik lagi untuk bisa mematahkan serangan balik Portugal yang cepat.

SABAR & JANGAN KECOLONGAN LEBIH DULU
Di bursa taruhan Eropa, Portugal banyak dijagokan akan mencetak gol lebih dulu, meski akhirnya bakal kalah dan tersingkir dari Piala Eropa 2012.

Jika memang benar demikian, Spanyol harus mewaspadainya. Dominasi sejak awal pertandingan, dan kesempurnaan permainan akhirnya menjadi syarat mutlak.

Spanyol malah harus membuat gol cepat, setidaknya bisa membuat pemain Portugal tertekan dan mengamankan langkah mereka ke final.

Karena itulah, 15 hingga 20 menit pertama akan menjadi momentum paling menentukan bagaimana pertandingan berakhir.


MEMBATASI EKSEKUSI BOLA MATI
Spanyol tak punya pemain yang tinggi dan andal untuk menyambut bola-bola udara. Karena itulah tak banyak gol tercipta dari sundulan.

Sebab itu juga lini pertahanan Spanyol juga jadi rawan. Gol dari bola-bola udara sangat mungkin terjadi karena pemain Spanyol tak memiliki kemampuan yang cukup untuk mengamankan daerahnya ketika datang ancaman dari udara.

Untuk itu, pemain tengah dan belakang harus menghindari pelanggaran terhadap pemain Spanyol di dekat kotak 12 pas, apalagi di dalam kotak penalti.

Itu berarti butuh fokus dan kedisiplinan tinggi ketika Portugal mendapat kesempatan lewat bola-bola mati.



Ikuti perkembangan terkini Euro 2012 di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Piala Eropa, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Euro 2012.

Terkait