thumbnail Halo,

Inggris juga pernah dirugikan wasit yang tidak mengesahkan gol Lampard di Piala Dunia 2010.

Wasit Viktor Kassai membuat keputusan kontroversial di pertandingan penyisihan Grup D antara Inggris dan Ukraina di Donbass Arena, Senin (19/6) malam waktu setempat.

Tampil menguasai pertandingan sejak peluit kick-off dibunyikan Ukraina harus kebobolan gol tandukan Wayne Rooney, yang melakoni laga perdana di Euro 2012 setelah menjalani sanksi, di awal babak kedua. The Yellow-Blues --julukan Ukraina-- sebenarnya berhasil menyamakan kedudukan lewat Marko Devic.

Sepakan Devic gagal dihalau Joe Hart, kemudian meluncur ke dalam gawang tapi John Terry berhasil memaksa bola kembali keluar. Namun, berdasarkan tayangan ulang si kulit bundar telah melewati garis gawang dan Kassai tak mengacuhkan protes pemain serta pelatih Oleg Blokhin.

Insiden ini pun memancing Rio Ferdinand angkat bicara. Menurutnya, Ukraina bukan satu-satunya tim yang dirugikan keputusan wasit.

"Ini karma untuk apa yang terjadi kepada kami di Afrika Selatan… Bola telah melewati garis gawang di kedua kesempatan tersebut!" ujar Ferdinand dalam akun twitternya @rioferdy5.

Ya, The Three Lions memang punya pengalaman pahit terkait insiden phantom goal. Saat berjumpa Jerman di babak 16 Besar Piala Dunia 2010, sepakan Frank Lampard seharusnya bisa menyamakan kedudukan. Namun, wasit tidak melihat bola yang jelas sudah melewati batas gawang. Inggris pun harus angkat koper dengan kekalahan telak 4-1.

Sejak saat itu, kubu Inggris bersikeras agar FIFA menerapkan teknologi garis gawang.


Ikuti perkembangan terkini Euro 2012 di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Piala Eropa, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Euro 2012.

Terkait