thumbnail Halo,

Keluarga Alex Oxlade-Chamberlain Takut Serangan Rasis

Joleon Lescott mengatakan keluarganya akan tetap berangkat ke Ukraina dan menyaksikannya berlaga.

Keluarga Alex-Oxlade Chamberlain memutuskan tidak akan mengikuti perjalanan tim nasional Inggris ke Euro 2012 karena khawatir menjadi korban serangan rasis yang dilakukan masyarakat Ukraina.

Sebelumnya, keluarga Theo Walcott juga memutuskan tidak akan mengunjungi Ukraina, menyusul keluarnya peringatan dari Kementerian Luar Negeri Inggris akan bahaya serangan rasis di Kiev, dan kota-kota di Ukraina lainnya.

Joleon Lescott, satu dari sembilan pemain berkulit hitam di kubu Three Lions, mengatakan hanya bisa bersimpati terhadap ketakutan yang diperlihatkan keluarga Walcott dan Oxlade-Chamberlain.

"Keluarga saya akan tetap melakukan perjalanan ke Ukraina," ujar Lescott.

"Alangkah memalukan jika saya tampil tapi tidak ada keluarga saya di stadion," demikian Lescot.

Polandia dan Ukraina adalah negara multikultur, tapi menolak kehadiran kulit hitam, orang Asia, dan agama minoritas. Padahal, Polandia pernah sangat berterika masih kepada Emmanuel Olisadebe -- pemain asal Nigeria yang meloloskan negeri itu ke Piala Dunia 2002.

Klub-klub Ukraina juga banyak mendatangkan pemain asing, tapi rasisme tidak pernah benar-benar hilang dari stadion sepakbola.

Kemlu Inggris mengeluarkan panduan setebal 130 halaman dan dua rekomendasi bagi masyarakat Inggris yyang akan melakukan perjalanan.

Wisatawan dari Asia, Afro-Karibia, dan penganut agama minoritas, harus ekstra hati-hati. Ukraina cukup toleran terhadap homoseksual, tapi memperlihatkan diri sebagai kaum gay secara terbuka akan berdampak buruk.


Ikuti perkembangan terkini Euro 2012 di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Piala Eropa, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Euro 2012.

Terkait