thumbnail Halo,

Sejumlah merchandise anti Yahudi terlihat dijual bebas di stan dekat stadion milik klub Widzew Lodz.

Pergelaran Euro 2012 sudah di depan mata. Namun, Polandia yang bertindak sebagai salah satu tuan rumah, justru menuai kontroversi menyusul penjualan barang-barang dengan slogan provokatif, terutama terhadap penganut agama Yahudi.

Telegraph melaporkan, di salah satu stan dekat stadion milik Widzew Lodz, salah satu klub terbesar Polandia, fans bisa membeli syal dan stiker bertuliskan “Yahudi dilarang masuk”. Selain itu, ada juga kaus dengan slogan bernada kekerasan terhadap lawan Polandia di babak penyisihan grup, yakni Rep. Ceska serta Yunani.

“Bakar orang Ceska” serta “Tumbangkan Yunani” adalah beberapa slogan kaus yang dijual di stan tersebut.

Menurut pegawai stan tersebut, pihaknya terus menjual merchandise provokatif itu karena “penjualannya bagus dan terus dicari masyarakat sekitar”. Demikian seperti dikutip harian Gazeta Wyborcza.

Hal ini jelas bertolakbelakang dengan semangat anti rasisme yang didengungkan dalam sepakbola. Namun, koordinator kampanye anti rasisme UEFA untuk Polandia, Rafal Pankowski, ternyata cukup memaklumi budaya tersebut.

“Terdapat budaya rasis di banyak klub sepakbola Polandia. Barang-barang bernada rasis cukup umum [dijual], dan didistribusikan melalui perkumpulan fans serta internet,” jelasnya.


Ikuti perkembangan terkini Euro 2012 di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Piala Eropa, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Euro 2012.

Terkait