thumbnail Halo,

Ide presiden UEFA untuk menggelar Piala Dunia 2022 di musim dingin dimentahkan tuan rumah.


OLEH   M YANUAR F     Ikuti @mohammadyanuar di twitter
Penyelenggara lokal Piala Dunia 2022 memastikan turnamen sepakbola terbesar di dunia itu akan dilangsungkan tetap di musim panas.

Sebelumnya muncul ide dari presiden UEFA Michel Platini untuk menggelar turnamen di musim dingin, mengingat ada perkiraan suhu udara Qatar di musim panas akan sangat tinggi dan bakal mengganggu jalannya turnamen.

Namun Hasan Al Thawadi, sekjen dari komite turnamen di Qatar, menjamin pemain, fans dan semua pihak yang akan ambil bagian di Piala Dunia 2022 akan memiliki kesan positif selama berada di Qatar.

"Fans akan datang. Mereka akan merasakan pengalaman Piala Dunia Timur Tengah," ungkap Al Thawadi kepada The Guardian.

"Mereka akan merasa aman, mereka akan merasa nyaman, mereka akan tenang dan mereka akan memiliki banyak kegembiraan," lanjutnya.

Al Thawadi juga menyatakan masalah cuaca yang panas tak akan menjadi kendala.

"Mereka akan secara fisik bakal nyaman dan mereka akan merasa nyaman di berbagai hal," tegasnya.

"Meniupkan udara dingin adalah tujuan utama kami, tapi di waktu yang sama kami juga menggunakan teknik bayangan. Bagian dari komitmen kami adalah memuaskan fans yang akan datang ke sini. Kami membuat komitmen tersebut kepada dunia dan kami tak boleh menariknya lagi."

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait